Example 970x250

Anwar Hafid: Pilkada Sulteng 2024 Bukan Pertarungan Politik

Anwar Hafid: Pilkada Sulteng 2024 Bukan Pertarungan Politik
Dr. Anwar Hafid, salah satu calon Gubernur Sulteng. (Foto: Istimewa)

JURNAL LENTERA, PALU – Isu memanasnya suasana politik menjelang perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sulawesi Tengah (Sulteng) 2024, semakin merebah di kalangan masyarakat. Namun, hal tersebut justru ditanggapi berbeda oleh Dr. Anwar Hafid, calon Gubernur yang berpasangan dengan dr. Reny Lamadjido sebagai calon Wakil Gubernur.

Menurut Anwar Hafid, tidak ada pertarungan hari ini, melainkan ajakan kepada masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya dengan bijak demi masa depan Sulteng yang lebih baik untuk lima tahun ke depan.

BACA JUGA: Kampanye Lewat Medsos, Anwar Hafid Dukung Pemekaran DOB Tomini Raya dan Moutong

“Tidak ada namanya pertarungan hari ini, kapan pertarungan? Setelah kandidat Gubernur terpilih, barulah kemudian pertarungan dimulai dalam hal mempertanggungjawabkan program yang telah dijanjikan kepada masyarakat selama lima tahun,” ujar Anwar Hafid, di kediamannya pada Selasa malam, 23 April 2024.

Ia menegaskan, setiap individu memiliki hak politik untuk maju sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng. Merujuk pada figur Gubernur Rusdy Mastura, dan Ahmad M. Ali, keduanya adalah kakak sekaligus guru politiknya.

“Ka Cudy dan Ka Mat itu kakak saya sekaligus guru politik saya. Bagaimana mungkin melawan mereka. Hari ini, tidak ada pertarungan,” kata Anwar Hafid, yang merupakan mantan Bupati Morowali dua periode.

BACA JUGA:  Tiba di Bandara Sis Aljufri Palu, Anwar-Reny Disambut Ribuan Pendukungnya

Dalam kesempatan itu, ia kemudian memperkenalkan program andalannya yang diberi nama NAMBASO singkatan dari Anak Miskin Bisa Sekolah. Program tersebut, kata dia, menjadi fokus utama visi dan misi untuk membenahi sumber daya manusia di Sulteng. Program ini menekankan pentingnya pendidikan tuntas sebagai prioritas utama dalam pembangunan, dengan komitmen memastikan setiap anak di Sulteng dapat mengenyam pendidikan tanpa hambatan.

BACA JUGA: Terpilih Aklamasi , Anwar Hafid Nahkodai DPD Demokrat Sulteng Periode 2021 – 2025

Selain pendidikan, ia juga menyoroti pentingnya pelayanan kesehatan tuntas yang merata dan berkualitas di Sulteng. Dengan latar belakang pasangan calon Wakil Gubernur seorang dokter, ia berkomitmen untuk menyelesaikan masalah aksesibilitas dan ketersediaan tenaga medis di Sulteng.

Bahkan, ia mengaku telah meluncurkan strategi politik yang menonjolkan isu-isu krusial seperti pendidikan dan kesehatan tuntas sebagai landasan pembangunan Sulteng yang lebih baik di masa depan.

Terkait persaingan politik jelang pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, saat ini menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat Sulteng. Tiga nama besar telah mendaftar sebagai calon Gubernur dan Wakil Gubernur. Ketiga nama tersebut, yaitu Rusdy Mastura, yang disebut-sebut menonjol. Rusdy Mastura yang saat ini menjabat

BACA JUGA:  Salsabillah dan Desak Made Siapkan Performa Terbaik di Perempat Final Panjat Tebing

sebagai Gubernur Sulteng, justru memberikan kekuatan tambahan pada kampanyenya nanti.

Lain halnya dengan Ahmad M. Ali, yang merupakan seorang anggota DPR RI dan Wakil Ketua Umum Partai NasDem, tentunya membawa pengalaman politik yang luas dalam kontestasi Pilgub di Sulteng.

Tidak kalah menarik dengan Dr. Anwar Hafid, yang merupakan Ketua DPD Partai Demokrat Sulteng. Meskipun telah terpilih kembali sebagai anggota DPR RI pada

Pemilihan Legislatif (Pileg) dengan dukungan suara pribadi yang cukup signifikan mencapai 127 ribu, Anwar Hafid memilih mengikuti kontestasi Pilkada Sulteng.

Laporan : Roy Lasakka Mardani