Example 970x250

Pria Ditemukan Tewas di Rumah, Polisi Sebut Tak Ada Tanda Kekerasan

Pria Ditemukan Tewas di Rumah, Polisi Sebut Tak Ada Tanda Kekerasan
Tampak kondisi Franky Katili, warga Desa Sinampangyo, Kecamatan Pagimana, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, saat ditemukan tak bernyawa di kamar rumahnya, Sabtu pagi, 3 Mei 2025. (Foto: Dok Humas Polres Banggai)

JURNAL LENTERA, BANGGAI – Seorang pria paruh baya, Franky Katili alias Mei Ciang (68 tahun) warga Desa Sinampangyo, Kecamatan Pagimana, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya pada Sabtu pagi, 3 Mei 2025.

Penemuan jasad korban bermula ketika saksi, Risdiyanto Katili alias Ko Sui (65 tahun), yang masih kerabat korban, merasa khawatir karena Franky tinggal seorang diri dan tak terlihat keluar rumah sejak malam sebelumnya.

BACA JUGA: Polisi Belum Mengetahui Identitas Mayat yang Ditemukan Tanpa Busana di Touna

Saat memeriksa ke dalam rumah, ia mendapati korban terbaring tak bergerak di dalam kamar yang terkunci.

BACA JUGA: Tim SAR Cari Lansia di Donggala yang Hilang saat Ziarah Makam

BACA JUGA:  Hummels Catatkan Penampilan Ke-500 Bersama Dortmund dengan Tiket Semifinal Liga Champions

Saksi kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pagimana. Petugas yang tiba di lokasi pada pukul 09.15 WITA, membuka paksa pintu kamar dengan berkoordinasi bersama pihak keluarga.

“Setelah pintu dibuka, tim medis dari Puskesmas Pagimana langsung melakukan pemeriksaan luar terhadap tubuh korban,” ujar Kapolsek Pagimana, AKP Laata.

Hasil pemeriksaan medis, kata dia, menunjukkan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Diperkirakan korban telah meninggal dunia sekitar tujuh hingga delapan jam sebelum ditemukan.

“Berdasarkan keterangan keluarga, korban memiliki riwayat penyakit darah tinggi dan jantung, serta sering mengeluh sakit di dada sebelah kiri,” katanya.

Sementara itu, pihak keluarga menolak dilakukan autopsi dan telah memutuskan untuk memakamkan jenazah di pekarangan rumah korban, sambil menunggu kedatangan istri beserta anaknya dari Jakarta.

BACA JUGA:  Tim SAR Cari Lansia Hilang di Perkebunan Walatana Sigi

Laporan : Multazam

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *