Ragam  

Admin OPD Lingkup Pemda Parigi Moutong Ikuti Pendampingan Penerapan Aplikasi SRIKANDI

Admin OPD Lingkup Pemda Parigi Moutong Ikuti Pendampingan Penerapan Aplikasi SRIKANDI
Kegiatan pendampingan penerapan aplikasi SRIKANDI yang dilaksanakan di aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Parigi Moutong dan diikuti seluruh admin OPD lingkup Pemda setempat, Senin, 1 April 2024. (Foto: Dok Diskominfo Parigi Moutong)

JURNAL LENTERA, PARIGI MOUTONG – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Parigi Moutong menggelar pendampingan penerapan aplikasi yang dinamai Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI), Senin, 1 April 2024.

Kegiatan yang dilaksanakan di aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Parigi Moutong ini, turut melibatkan pihak Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) secara daring dan dibuka oleh Asisten Administrasi Umum Yusnaeni, mewakili Pj Bupati Richard Arnaldo Djanggola. Sedangkan pesertanya berasal dari seluruh admin Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Parigi Moutong.

BACA JUGA: 39 Perwakilan OPD Dilingkup Pemda Parimo Diberikan Bimtek Aplikasi Srikandi

Dalam sambutannya, Yusnaeni menyampaikan, kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan kelancaran dalam persyaratan kearsipan secara elektronik yang efektif dalam penyelenggaraan pemerintahan guna memenuhi kebutuhan pembuatan surat menyurat maupun arsip elektronik secara online serta terintegrasi. Selain itu, mempercepat pekerjaan maupun meningkatkan produktivitas dan transparasi.

Aplikasi SRIKANDI ini, kata dia, bukan hanya sekedar aplikasi persuratan. Melainkan aplikasi yang dapat menyatukan informasi atau data, yang diciptakan oleh perangkat daerah. Sehingga, dapat mewujudkan satu data bagi Pemda, bahkan satu data Indonesia.

BACA JUGA:  Speed Boat Bupati Morowali Terbalik di Perairan Tanjung Batu

BACA JUGA: Pemda Parimo Gunakan Aplikasi Srikandi Kelola Kearsipan

“Aplikasi ini akan berpengaruh terhadap indeks tata kelola daerah, indeks Sitem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) daerah, dan hasil pengawasan kearsipan dengan harapan bahwa Srikandi dapat membantu kinerja Pemda,” ujarnya.

Dijelaskannya, arsip memiliki peran yang penting terkait dokumen-dokumen institusi. Sebab, tata kelolanya harus dilakukan dengan baik dan tidak lagi secara manual, namun secara elektronik atau digital.

“Seiring berjalanya waktu, hal itu juga harus dibarengi dengan peningkatan pemahaman terhadap pengelolaan, terutama bagi para operator dan tenaga arsiparis,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Parigi Moutong Sakti Lasimpala menjelaskan, SRIKANDI merupakan sebuah aplikasi yang mengarah pada teknologi, yang akan membantu dalam pelaksanaan administrasi perangkat daerah. Sedangkan Kabupaten Parigi Moutong akan sampai pada program, di mana seluruh administrasi penandatangan menggunakan sistem elektronik.

BACA JUGA:  DKP Parigi Moutong Gagas Budidaya Ikan Air Tawar

Sehingga, melalui kegiatan ini diharapkan seluruh admin di masing-masing OPD dapat mengikutinya dengan baik. Dengan begitu, seluruh proses administrasi sampai pada penandatangaan elektronik sudah dapat terlaksana.

“Itu merupakan harapan Pj Bupati Parigi Moutong. Di mana tahun 2024 ini, Kabupaten Parigi Moutong sudah masuk pada penandatangaan secara elektronik,” tandasnya.

Laporan : Multazam

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *