JURNAL LENTERA, PALU – Asisten Deputi Pembangunan Sumber Daya Manusia Sekeretariat Wakil Presiden, Tuti Trihastuyi Sukardi menyatakan, angka stunting di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) masih cukup jauh dari target nasional. Meskipun, angka stunting di Sulteng tahun ini menurun dibanding tahun sebelumnya.
Sehingga, kata dia, Sulteng menjadi salah satu provinsi yang mendapat kunjungan dalam pelaksanaan advokasi kepemimpinan pra rakornas P25 tentang kemajuan pelaksanaan percepatan penurunan stunting nasional yang diselenggarakan oleh Sekretariat Wakil Presiden.
BACA JUGA: Pemprov Sulteng Mulai Menyusun Langkah Tindak Lanjut Percepatan Penurunan Stunting
“Makanya Sulteng menjadi salah satu provinsi yang kami kunjungi,” ujar Tuti, saat menyampaikan sambutannya pada kegiatan advokasi kepemimpinan pra rakornas P25 tentang kemajuan pelaksanaan percepatan penurunan stunting nasional di salah satu hotel di Kota Palu pada Kamis, 8 Agustus 2024.
BACA JUGA: 118 Desa di Sigi Terima Bantuan dari Program Tangguh Bersinar Pemprov Sulteng
Penanganan stunting sangat multisector. Mulai dari sektor kesehatan, pekerjaan, geografis dan lain sebagainya. Ia mengajak para peserta kegiatan tersebut untuk kolaborasi bersama pemerintah pusat dalam meningkatkan kinerja tangani upaya penurunan stunting.
Sementara itu, Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Manusia dan Pemerataan Pembangunan Sekretariat Wakil Presiden, Suprayoga Hadi, yang hadir secara daring menyampaikan kegiatan ini dilaksanakan sebagai evaluasi bersama daerah tentang pelaksanaan percepatan penurunan stunting dalam periode 2018 – 2023.
“Hasil dari kegiatan ini akan dikonfirmasi ulang pada saat rakornas dan rakortek PPS yang dilaksanakan pada awal September 2024,” pungkasnya.
Laporan : Miswar











