banner 1280x180

Calon Pengurus OSIS SMANSA Parigi Ikuti Pelatihan Dasar Kepemimpinan

  • Bagikan
Peserta calon pengurus OSIS SMA 1 Parigi, saat menerima materi Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) Rabu 12 Januari 2022 (Foto: Istimewa)

JURNAL LENTERA – Calon pengurus Organisasi Intra Sekolah (OSIS) SMA Negeri 1 (SMANSA) Parigi, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, mengikuti pelatihan dasar kepemimpinan, sebelum mengembang tugas kepengurusan.

“Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) merupakan tahapan yang harus dilewati sebelum mereka menjadi pengurus OSIS,” ungkap Ketua OSIS SMANSA Parigi, Najwa, saat ditemui di Parigi, Rabu 12 Januari 2022.

BACA JUGA : Pendataan Anak Putus Sekolah di Parimo Harus Akurat

BACA JUGA : Memprihatinkan, 60 Sekolah Terpencil di Parigi Moutong Keterbatasan Tenaga Pendidik

Dia mengatakan, dalam LDK ini calon pengurus akan dibekali berbagai macam materi, yaitu pembuatan proposal kegiatan, baik untuk sekolah dan pihak sponsor, dan materi surat menyurat.

Kemudian, juga dilatih membuat Laporan Pertangung Jawaban (LPJ), serta materi tentang tehnik kepemimpinan dalam organisasi dan berpidato.

“Agar setelah selesai LDK, mereka nantinya bisa menjadi pengurus yang siap bekerja melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab,” kata dia.

BACA JUGA : Ujian Semester Tatap Muka di Parigi Moutong Harus Lalui Syarat Ini

Awalnya kata dia, pihaknya membuka kesempatan bagi seluruh siswa, yang ingin menjadi bagian dari OSIS. Kemudian, akan melalui berbagai seleksi tes, dan secara otomatis para calon akan gugur, jika tidak mendapatkan hasil terbaik.

Seleksi pertama, adalah seleksi berkas yang mewajibkan para calon mengisi formulir biodata lengkap, serta alasan dan tujuan memilih menjadi pengurus OSIS.

“Dalam tahap ini calon pengurus juga bisa melampirkan piagam-piagam prestasi mereka, dan akan menjadi bahan penilaian tambahan bagi kami,” ucapnya.

Setelah itu, calon pengurus yang dinyatakan lolos pada seleksi tersebut, berhak mengikuti tes selanjutnya yaitu tes tulis, dan tes wawancara untuk menguji kemampuan berbicara.

“Untuk tes terakhir bagi agama islam akan ada tes membaca Al’Quran, karena menurut kami itu adalah poin penting untuk menjadi pengurus OSIS,” ungkap Najwa.

Dia menyebut, dari sekitar 100 siswa yang mengikuti tahapan seleksi, nantinya hanya menyisakan 45 orang beruntung hingga pada tahap terakhir, dan mengikuti LDK.

BACA JUGA : Penguatan Literasi Dasar Bagi PAUD, Orang Tua Sebagai Guru Pertama

Dia berharap, kepada seluruh calon pengurus mengikuti LDK dengan serius, karena akan menjadi bekal dalam berogranisasi.

“Selain itu saya juga berharap adik-adik peserta LDK dapat menjadi pengurus OSIS SMANSA Parigi yang kreatif, inovatif, berakhlak mulia, agar menjadi teladan yang baik, bagi siswa serta bisa menjaga nama baik sekolah kita,” pungkasnya.

Laporan : Abdul Farid

banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: KONTEN DILINDUNGI!!