JURNAL LENTERA, PARIGI MOUTONG – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, mendorong percepatan pengisian data teknis perumahan melalui pemanfaatan aplikasi inovatif Si Perkim.
Menurut Plt Kepala Dinas PKP Parigi Moutong, Aswini Dimple, aplikasi Si Perkim sangat membantu. Apalagi, data yang disajikan sangat lengkap, mulai dari nama pemilik rumah, Alamat, luas tanah hingga status kepemilikan.
“Tentu itu sangat memudahkan verifikasi dan pengambilan keputusan,” ujar Aswini usai menerima kunjungan koordinasi dari Dinas PKP Sulawesi Tengah yang membahas pemanfaatan dua aplikasi Si Perkim serta penetapan lokasi perumahan rawan bencana di Kabupaten Parigi Moutong, Kamis, 22 Mei 2025.
BACA JUGA: Upaya Pemulihan Pasca Bencana Pemda Parigi Moutong Melalui Bantuan Rumah
Namun, ia mengakui masih banyak data teknis yang belum terisi untuk Kabupaten Parigi Moutong. Data tersebut meliputi gambar rumah, kontur tanah, kekuatan struktur, dan jenis rumah. Padahal, data tersebut ini sangat penting untuk menilai kelayakan rumah penerima bantuan.
BACA JUGA: Program Bedah Rumah Pemda Parigi Moutong Solusi Kongkrit Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat
“Kalau dibandingkan dengan kabupaten lain, data kita masih banyak yang kosong. Salah satu penyebabnya karena belum ada anggaran khusus untuk pendataan teknis,” katanya.
Dikatakannya, Dinas PKP Parigi Moutong sejauh ini mengandalkan kerja sama dengan kepala desa untuk menghimpun data dasar perumahan melalui grup komunikasi aktif antara desa dan dinas. Namun, pendataan teknis membutuhkan dukungan anggaran yang memadai.
Ia berharap, pengisian data teknis dapat dimulai tahun ini di tiga kecamatan sebagai proyek percontohan. Langkah ini dinilai strategis untuk membangun database perumahan yang dapat dimanfaatkan hingga lima tahun ke depan.
“Kalau datanya lengkap, kami bisa langsung verifikasi usulan dari desa atau pokir berdasarkan NIK. Sistem yang menilai kelayakannya, bukan saya yang menolak. Semuanya berbasis data,” tegas Aswini.
Ia lantas menyatakan komitmennya mendukung percepatan pengumpulan data perumahan, dengan prioritas awal di wilayah dalam kota dan dilanjutkan ke kecamatan lain secara bertahap.
“Database yang akurat adalah fondasi perencanaan. Semoga ini bisa segera kita wujudkan bersama,” ungkapnya.
Laporan : Deni Rinaldi












Respon (1)