Hong Kong Umumkan Masjid Jamia Sebagai Monumen Budaya

Masjid tertua di Hong Kong, Masjid Jamia di Shelley Street di Central yang dibangun sekitar tahun 1915. (Foto: Development Bureau)

JURNAL LENTERA, HONG KONG – Tiga bangunan, termasuk masjid tertua di Hong Kong dinyatakan sebagai monumen oleh pemerintah, Jumat, 20 Mei 2022. Masjid Jamia yang berlokasi di Shelley Street di Central dibangun sekitar tahun 1915.

Masjid tersebut memiliki fitur seperti menara yang dimahkotai oleh kubah dan dihiasi dengan finial, serta lengkungan multifoil runcing di serambi dan pintu masuk.

“Masjid Jamia memiliki sejarah yang signifikan karena telah menyaksikan pertumbuhan komunitas Muslim di Hong Kong,” kata sebuah pernyataan pemerintah dikutip di News RTHK seperti dilansir dari Republika, Jumat, 20 Mei 2022.

BACA JUGA: Kisah Penghafal Al Qur’an Asal Boyolali Jadi Imam Masjid di Uni Emirat

BACA JUGA:  Kebakaran Hutan Landa Portugal dan Spanyol

Hingga saat ini, Masjid tersebut tetap digunakan sebagai tempat ibadah, sekaligus pertemuan penting bagi umat Islam setempat.

Selain Masjid Jamia, Balai Kota dan Lui Seng Chun di Mong Kok juga dinyatakan sebagai monumen kota tersebut.

Balai Kota yang berlokasi di Edinburgh Place dibuka pada 1962.

Bangunan ini adalah kompleks budaya serbaguna pertama yang dibuka untuk masyarakat Hong Kong.

Sementara itu, Lui Seng Chun adalah tong lau empat lantai atau bangunan bergaya China, yang dibangun pada 1931 oleh Lui Leung, salah satu pendiri KMB.

Keluarga tersebut menyumbangkan bangunan tersebut kepada pemerintah pada 2003 untuk pelestarian, yang sejak itu direvitalisasi sebagai pusat pengobatan dan perawatan kesehatan China.

BACA JUGA:  Warga Afrika Dilarang masuk Arab Saudi

BACA JUGA: Pakistan Bergelut dengan Wabah Kolera Mematikan

Artikel ini telah tayang sebelumnya di Republika.co.id

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *