Kemenko PMK dan Kementerian PU Bahas Penanganan Bencana dan Konflik Sosial

Kemenko PMK dan Kementerian PU Bahas Penanganan Bencana dan Konflik Sosial
Deputi Bidang Koordinasi Penanggulangan Bencana dan Konflik Sosial, Kemenko PMK, Lilik Kurniawan, saat melakukan pertemuan dengan Wamen PU Diana Kusumastuti, Selasa, 25 Februari 2025. (Foto: Dok Kementerian PU)

JURNAL LENTERA, JAKARTA Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Diana Kusumastuti menerima kunjungan Deputi Bidang Koordinasi Penanggulangan Bencana dan Konflik Sosial, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Lilik Kurniawan, pada Selasa, 25 Februari 2025.

Pertemuan ini membahas koordinasi penanganan bencana dan konflik sosial yang menjadi perhatian pemerintah.

“Terima kasih kepada jajaran Kemenko PMK atas kunjungannya. Kementerian PU siap mendukung segala upaya penanganan bencana, terutama yang menyangkut keselamatan masyarakat,” ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, beberapa isu strategis dibahas, termasuk penanganan jalan daerah di kawasan konflik Adonara, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, penanggulangan rob di pantai utara Pulau Jawa, serta pemulihan pasca bencana di Cianjur, Sukabumi, dan Pekalongan.

BACA JUGA:  Jaksa Agung: Saya Tidak Butuh Jaksa yang Hanya Cerdas

Deputi Lilik menyoroti kebutuhan perbaikan jalan sepanjang 10,3 km di Adonara untuk mendukung pembangunan 52 unit rumah yang didanai BNPB.

“Mohon agar perbaikan jalan ini dapat diprioritaskan agar pembangunan rumah bisa berjalan secara bersamaan,” katanya.

Selain itu, penanganan rob di pantai utara Jawa menjadi perhatian, terutama di Pekalongan, yang membutuhkan dukungan infrastruktur seperti air, jalan, dan sanitasi.

Diana memastikan Kementerian PU telah melakukan tindak lanjut penanganan bencana, namun membutuhkan surat tembusan dari Kemenko PMK sebagai penguatan administrasi.

“Kami juga menunggu proses persetujuan Inpres Jalan Daerah (IJD) untuk ruas Adonara sepanjang 10,3 km dengan anggaran Rp51 miliar,” ungkapnya.

Khusus penanganan rob, Kementerian PU berharap adanya inisiasi skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dari swasta.

BACA JUGA:  Jenderal TNI Agus Subiyanto Lolos Fit and Proper Test Komisi I DPR

“Kami juga tengah menyelesaikan pembangunan jalan tol Semarang – Demak dengan struktur bambu sebagai upaya penanganan rob,” ujarnya.

Kedua belah pihak berkomitmen memperkuat koordinasi lintas kementerian untuk mempercepat penanganan bencana dan konflik sosial, terutama dalam penyediaan infrastruktur dasar yang mendukung pemulihan masyarakat terdampak.

Laporan : Miswar

Respon (2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *