“Bangga dan terharu. Saya rasa ini adalah salah satu pencapaian terbesar dari segala perjuangan seorang Harry Roesli selama 35 tahun berkarya. Pengakuan negara atas karya-karyanya, tidak pernah saya duga akan kami terima,” ujarnya.
“Semenjak 20 tahun lalu dia tiada, saya dan anak-anak berjuang agar karyanya tetap dihargai dan tidak hilang dimakan waktu,” kata Kania menambahkan.
Para ahli waris bertekad untuk meneruskan ‘warisan’ dan amanat dari perjuangan almarhum sampai kepada generasi berikutnya.
Sejak 2012, Kemendikbudristek konsisten memberikan apresiasi kepada tokoh-tokoh yang berjasa dan berkontribusi dalam upaya pemajuan kebudayaan Indonesia melalui program Anugerah Kebudayaan Indonesia (AKI).
Selain memproses pengusulan calon penerima tanda kehormatan dari Presiden, terdapat sejumlah kategori penghargaan dari Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim, dalam program AKI 2024 yaitu kategori maestro seni tradisi, pelestari, pelopor dan/atau pembaru, anak, media, serta lembaga dan perorangan asing.
Pemberian penghargaan kepada seluruh penerima AKI 2024, rencananya akan dilaksanakan pada 17 September 2024, di Jakarta.
Laporan : Multazam











