Example 970x250
Ragam  

Pemda Parigi Moutong Dorong Budaya Inovasi Pelayanan Publik

Pemda Parigi Moutong Dorong Budaya Inovasi Pelayanan Publik
Penyerahan hadiah dan piala kepada pemenang kreasi dan inovasi pelayanan publik oleh Plt Asisten II Setda Parigi Moutong, Muhamad Aflianto, Kamis, 18 Desember 2025. (Foto: Dok Diskominfo Parigi Moutong)

JURNAL LENTERA, PARIGI MOUTONG – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, terus mendorong tumbuhnya budaya inovasi di lingkungan birokrasi sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik yang lebih efektif, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Hal itu ditandai dengan penganugerahan lomba kreasi dan inovasi pelayanan publik yang digelar di aula Kantor Bappelitbangda Parigi Moutong, Kamis, 18 Desember 2025.

Kegiatan ini menjadi wadah apresiasi bagi aparatur dan masyarakat yang menghadirkan gagasan kreatif dalam pelayanan publik.

BACA JUGA: Motif Batik Khas Parigi Moutong Resmi Diperkenalkan ke Publik

Plt Asisten II Setda Parigi Moutong, Muhamad Aflianto, menyampaikan inovasi bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan di tengah keterbatasan sumber daya dan meningkatnya tuntutan masyarakat.

BACA JUGA: Pemda Parigi Moutong Perkuat Stabilitas Harga Lewat Gerakan Pangan Murah

“Inovasi adalah keharusan. Pelayanan publik harus terus beradaptasi dengan perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

BACA JUGA:  Bahas Banjir Torue, Gubernur Cudy Temui Kementerian PUPR

Lomba inovasi pelayanan publik tidak dimaknai sebatas kompetisi, tetapi sebagai bagian dari upaya membangun budaya kerja yang kreatif, solutif, dan berorientasi pada hasil.

Setiap ide dan gagasan yang lahir memiliki nilai strategis bagi kemajuan daerah. Sehingga, Pemda Parigi Moutong memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang berani menghadirkan terobosan di lingkungan masing-masing.

Pemda Parigi Moutong memberikan mengapresiasi kepada panitia, dewan juri, serta seluruh perangkat daerah yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini dengan baik.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan inovasi pelayanan publik terus berkembang dan menjadi budaya kerja di seluruh perangkat daerah. Sehingga, pelayanan kepada masyarakat semakin profesional, cepat, dan berorientasi pada kepuasan publik,” tandasnya.

Berdasarkan penilaian dewan juri, Juara I diraih Nurlina dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan melalui inovasi Pelayanan Terpadu Saung Tani.

BACA JUGA:  Warga Desa Siney Curhat soal Pertanian di Reses Anleg DPRD Parigi Moutong

Juara II diraih Hari Rusadi dari Dinas Komunikasi dan Informatika Parigi Moutong dengan inovasi SIPADI (Sistem Pelayanan Publik Online di Kabupaten Parigi Moutong). Kemudian, juara III diraih Fadel dari Desa Dusunan, Kecamatan Tinombo, dengan inovasi Kelompok Tani Berbasis Literasi. Sementara sejumlah inovasi lainnya juga memperoleh penghargaan pada kategori juara harapan.

Laporan : Miswar

Respon (2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *