Persatuan Ulama Internasional Serukan Larangan Penghinaan Agama

Persatuan Ulama Muslim Internasional (IUMS) yang merupakan wadah ulama dunia, telah menyerukan untuk memberlakukan undang-undang melarang penghinaan terhadap agama dan kesuciannya. (Foto: dok Republika)

JURNAL LENTERA, ISTANBUL – Persatuan Ulama Muslim Internasional (IUMS) yang merupakan wadah ulama dunia, telah menyerukan untuk memberlakukan undang-undang melarang penghinaan terhadap agama dan kesuciannya.

Dalam sebuah pernyataan, kelompok yang berbasis di Doha itu mengatakan akan mengirimkan delegasi cendekiawan Muslim ke negara-negara Islam untuk berbicara tentang meningkatnya penghinaan terhadap agama Islam.

IUMS mengatakan akan meminta Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dan PBB untuk mendorong rancangan undang-undang untuk melarang penghinaan terhadap kesucian agama.

Langkah itu dilakukan di tengah kemarahan di dunia Islam atas penghinaan oleh juru bicara Partai Bharatiya Janata di India terhadap Nabi Muhammad.

BACA JUGA: Pegawai McDonald’s Diduga Sengaja Sajikan Bacon untuk Pelanggan Muslim

BACA JUGA:  Pertamina: Kapasitas PLTS Naik 267 Persen

Penghinaan itu mendorong Qatar, Kuwait dan Iran untuk memanggil duta besar India untuk memprotes penghinaan terhadap nabi.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengulangi penolakannya terhadap “setiap jenis pidato kebencian” dan meminta India untuk menghormati semua agama.

BACA JUGA: Hong Kong Umumkan Masjid Jamia Sebagai Monumen Budaya

Artikel ini telah tayang sebelumnya di Republika.co.id

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *