Example 970x250
Ragam  

Seorang Kakek di Poso Hilang di Perkebunan Warga

Seorang Kakek di Poso Hilang di Perkebunan Warga
Tim SAR gabungan dibantu warga setempat tengah melakukan pencarian terhadap korban, dengan menyisir sepanjang sungai, Kamis, 1 Desember 2022. (Foto: Humas Basarnas Palu)

JURNAL LENTERA, POSO – Seorang kakek bernama Temu Tomade (74 tahun) warga Desa Tamadue, Kecamatan Lore Timur, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian tim SAR gabungan.

Menurut Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan atau Basarnas Palu Andrias Hendrik Johannes, berdasarkan laporan yang diterima pihaknya pada 30 November 2022, korban terakhir terlihat di lokasi kebun milik warga di Desa Kalemago pada Kamis, 24 November.
Warga yang melihat korban, kata dia, kemudian menyuruhnya untuk pulang. Namun, korban tak kunjung kembali ke rumahnya.

Bahkan, pihak keluarga bersama aparat desa setempat telah melakukan upaya pencarian terhadap korban. Tetapi tidak menemukan tanda-tanda dari korban.

BACA JUGA:  Brida Sulteng Sukses Turunkan Stunting di Sigi, Raih Penghargaan Prestisius

BACA JUGA: Nelayan Desa Kabonga Besar di Donggala Dilaporkan Hilang

“Ini hari ke tujuh sejak hilangnya korban. Meskipun keluarga dan aparat desa setempat sudah melakukan pencarian, tapi korban belum juga ditemukan,” ujar Andrias, dalam keterangan persnya, Kamis, 1 Desember 2022.

Menindaklanjuti laporan tersebut, kata dia, Basarnas Palu menurunkan lima personel rescue untuk melakukan pencarian terhadap korban.
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari pihak keluarga, korban mengalami pikun. Bahkan sudah beberapa kali hilang. Namun, masih ditemukan.

BACA JUGA: Nelayan Desa Sipayo di Parimo Hilang Saat Melaut

Tim SAR gabungan yang melakukan pencarian terhadap korban dibagi menjadi dua tim.
Tim pertama melakukan pencarian dengan menyisir sepanjang aliran sungai. Sedangkan tim kedua, melakukan penyisiran di sepanjang pinggiran sungai.

BACA JUGA:  Mayat Perempuan Ditemukan di Halte RSUD Luwuk

“Tim SAR gabungan yang melakukan pencarian korban terdiri dari Basarnas Palu, Babinkamtibmas, Babinsa, aparat desa setempat dibantu warga,” tandasnya.

Laporan : Roy Lasakka Mardani/**

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *