JURNAL LENTERA, JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menggelar rapat koordinasi teknis kedeputian geofisika di salah satu hotel di Bandung, Jawa Barat, Senin, 29 Juli 2024.
Acara ini mengusung tema membangun budaya kerjasama dan sinergitas stasiun geofisika untuk memberikan layanan prima demi mewujudkan bmkg berkelas dunia.
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menyoroti pentingnya tema yang diangkat. Mengingat tantangan yang dihadapi instansi.
Sebagai institusi yang bertanggungjawab atas informasi gempabumi dan tsunami, BMKG dituntut untuk selalu siap siaga dan memberikan layanan terbaik kepada masyarakat.
BACA JUGA: Kemendes PDTT: Pemenang TTGN Bakal Dapatkan Tambahan Dana Desa
Berkaitan dengan rapat koordinasi ini, kata dia, bertujuan memperkuat sinergi dan koordinasi antar stasiun geofisika di seluruh Indonesia. Diskusi selama rapat akan mencakup berbagai isu strategis, mengkaji kebijakan dan program kerja, serta mencari solusi bersama untuk tantangan yang ada.
BACA JUGA: PBB Utus Delegasi ke Indonesia, Bahas Persoalan Palestina
Ia menyebutkan, bahwa terdapat aspek utama untuk mencapai layanan prima. Inovasi dan peningkatan kualitas layanan geofisika harus terus dilakukan, dengan fokus pada pengembangan dan penerapan teknologi terbaru yang cepat, akurat, dan andal.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni dalam mendukung layanan ini.
Peningkatan kapasitas SDM adalah bagian tak terpisahkan dari upaya ini, guna memastikan setiap insan BMKG memiliki kemampuan yang dibutuhkan untuk menghadapi berbagai situasi.
“Suatu kemajuan membutuhkan generasi yang rela berkorban dengan memberikan kesempatan bagi generasi muda untuk belajar demi mencetak insan BMKG yang expert di bidangnya dan menjadi pimpinan terbaik di masa depan. Kelak kepercayaan publik akan meningkat,” ujarnya.
Koordinasi yang baik antara pusat dan daerah serta antar stasiun geofisika, kata dia, menjadi kunci untuk memastikan informasi maupun data geofisika disampaikan tepat waktu serta tepat sasaran.
“Evaluasi kinerja dan pencapaian target juga harus dilakukan secara berkelanjutan untuk mengidentifikasi perbaikan yang diperlukan,” pungkasnya.
Laporan : Miswar










