Ragam  

Tak Ada Kemeriahan di Perayaan HUT Kabupaten Parimo ke-20

Suasana upacara perayaan HUT Kabupaten Parimo ke-20 yang dilaksanakan di halaman Kantor Bupati setempat dan dipimpin Wabup H. Badrun Nggai, Ahad, 10 April 2022. (Foto: Basrul Idrus)

JURNAL LENTERA, Parimo – Perayaan HUT Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) ke-20 tidak dilaksanakan secara meriah seperti tahun-tahun sebelumnya. Perayaan HUT Kabupaten Parimo kali ini, hanya dilaksanakan melalui upacara peringatan yang dihadiri seluruh pejabat dilingkup Pemerintah Daerah (Pemda) setempat.

Meskipun dihadiri Bupati H. Samsurizal Tombolotutu, namun upacara peringatan HUT Kabupaten Parimo dipimpin langsung oleh Wabup H. Badrun Nggai, SE.

Selain itu, upacara peringatan HUT Kabupaten Parimo yang telah memasuki usia dua dekade, yang dilaksanakan di halaman Kantor Bupati setempat, turut dihadiri para tokoh dan perwakilan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah (Sulteng), Ahad, 10 April 2022.

Wabup Badrun dalam sambutannya mengatakan, HUT Kabupaten Parimo kali ini mengusung tema “Bangkit Bersama Menjadi Penyangga Ibu Kota Negara”.

Hal itu, sejalan dengan disahkannya Undang Undang Nomor 3 tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara atau IKN.

BACA JUGA: Pemda Parimo Bahas Rancangan Awal RKPD dan RENJA 2023

Sehingga, hal tersebut menjadi momentum strategis dalam usia ke-20 tahun Kabupaten Parimo.

BACA JUGA:  Kapolri Beri Penghargaan Casis Bintara Korban Begal

“Kabupaten Parimo harus bergerak cepat. Mengingat sejarah geografis,” ujar Wabup Badrun.

Ia mengatakan, Kabupaten Parimo memiliki posisi geografis yang menguntungkan, sehingga sangat strategis sebagai penyangga IKN.

Menurutnya, menjadi penyangga IKN tentunya memberikan impact terhadap pertumbuhan ekonomi bagi Kabupaten Parimo, khususnya dari sektor pangan.

Apalagi, Kabupaten Parimo memiliki peluang besar untuk memenuhi kebutuhan IKN.

Dijelaskannya, pembangunan di daerah ini dari masa ke masa terus mengalami perkembangan yang cukup baik. Tentunya berbagai capaian tersebut di dapat dengan kerja keras, keseriusan, serta dukungan dari elemen masyarakat.

Namun, berbagai capaian tersebut masih perlu ditingkatkan kembali dan menjadi tantangan untuk masalah yang lebih kompleks di masa akan datang.

Keberhasilan tersebut bukan tujuan utama, karena hasil akhir yang diharapkan adalah terwujudnya masyarakat yang mandiri, adil, dan makmur demi mencapai kesejahteraan masyarakat.

“Pemda Kabupaten Parimo akan terus berbenah, agar tampak mempesona dan menarik bagi para investor untuk berinvestasi di daerah ini,” katanya.

BACA JUGA:  Pasar Tematik Eks Sail Tomini Dipertanyakan, DPRD Parigi Moutong Minta Pemkab Evaluasi Pengelolaan

BACA JUGA: Jadi Penopang Logistik IKN, Pemda Parimo Terus Mempersiapkan Diri

Ia berharap adanya dukungan dan kerjasama dari seluruh komponen masyarakat, pimpinan aparatur lembaga birokrasi, para tokoh, pelaku usaha, dan pemuka agama.

Dalam kesempatan itu, Wabup Badrun juga menyampaikan rasa terima kasih kepada tokoh pemekaran, mantan Bupati dan Wabup, serta Sekda yang menjabat sebelumnya, atas jasa maupun pengabdiannya.

“Diusia Kabupaten Parimo yang ke-20 ini, semoga menjadi spirit bagi semua masyarakat untuk kemajuan daerah yang kita cintai,” tandasnya.

Laporan : Wahab Usman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *