Ragam  

Pangan Murah di Parigi Dilaksanakan hingga Besok, Berikut Jadwal dan Tempatnya

Pangan Murah di Parigi Dilaksanakan hingga Besok, Berikut Jadwal dan Tempatnya
Pembukaan kegiatan Gerakan Pangan Murah yang dilaksanakan di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan Parigi Moutong yang dibuka oleh Pj Bupati Richard, Jum'at, 8 Maret 2024. Kegiatan ini langsung diserbu warga yang sudah menunggu sejak pagi hari.

JURNAL LENTERA, PARIGI MOUTONG – Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Parigi Moutong melalui Dinas Ketahanan Pangan setempat telah dimulakan, Jum’at, 8 Maret 2024.

Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari hingga besok, Sabtu, 9 Maret 2024, yang awalnya digelar di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan ini dibuka oleh Pj Bupati Parigi Moutong Richard Arnaldo Djanggola. Usai dibuka, kegiatan ini langsung diserbu oleh warga yang sudah datang sejak pagi hari.

BACA JUGA: Satgas Pangan Polda Sulteng Pastikan Stok Beras Mencukupi

Rencananya, kegiatan di hari kedua besok, akan dipusatkan di Taman Posintomu Kelurahan Kampal, Kecamatan Parigi.

Dalam kegiatan yang turut melibatkan pihak Bulog, ID Food, dan pelaku usaha ini mennyediakan bahan pokok berupa beras, gula pasir, telur, minyak goreng, dan rempah-rempah.

BACA JUGA:  Berikut Kronologis Dua Warga Buol yang Hilang Terseret Arus Banjir

Dalam sambutannya, Pj Bupati Parigi Moutong Richard mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Dinas Ketahanan Pangan bersama Bulog, ID Food, dan pelaku usaha yang telah menyelenggarakan kegiatan ini.

BACA JUGA: Pemprov Sulteng Menggelar Gerakan Pangan Murah

Menurutnya, tidak stabilnya harga dan pasokan pangan disebabkan oleh rantai distribusi yang belum efisien. Pemerintah telah berupaya semaksimal mungkin dalam memenuhi kebutuhan pokok bagi masyarakat, terutama pangan dengan harga terjangkau.

Selain itu, harga pangan merupakan salah satu indikator yang dapat menjelaskan kondisi ketahanan pangan di suatu wilayah. Perkembangan harga bahan pangan dapat memberikan indikasi berbagai kondisi seperti ketersediaan pasokan, permintaan, kelancaran distribusi hingga kondisi perdagangan di pasar.

BACA JUGA:  78 Preman Diamankan Selama Operasi Pekat Tinombala Polda Sulteng

“Kegiatan ini dilaksanakan, juga dalam rangka memperingati Hari Besar Keagamaan (HBKN) menjelang Bulan Suci Ramadhan 1445 Hijriah. Selain itu, sebagai upaya Pemda Kabupaten Parigi Moutong mengendalikan inflasi dan menjaga stabilisasi pasokan harga pangan,” tandasnya.

Laporan : Muhammad Reza

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *