JURNAL LENTERA – KTM akhirnya menemukan jawaban mengapa Jack Miller kesulitan pada MotoGP 2024, saat mereka bersiap untuk berpisah setelah dua tahun bekerja sama.
Pabrikan asal Austria ini percaya bahwa masalah getaran, yang timbul dari ban Michelin anyar dan RC16 spesifikasi terbaru, dapat menjelaskan mengapa pembalap Australia hanya mampu menembus posisi 10 besar satu kali sebelum jeda musim panas.
BACA JUGA: Aprilia Kembangkan Rangka Serat Karbon, Jauh Beda dengan Aluminium
Sementara rekan setimnya di KTM, Brad Binder dan Pedro Acosta meraih podium di awal tahun, Miller masih belum mampu mengalahkan hasil finis kelima yang ia raih dalam situasi yang tidak menguntungkan di Portugal.
Hal ini membuat pembalap Australia ini berada di posisi ke-16 klasemen sementara dengan hanya mengoleksi 35 poin, setelah pada tahap sama di kejuaraan tahun lalu ia mengoleksi 90 poin.
Sejumlah pembalap berjuang dengan masalah yang tidak jelas saat MotoGP 2024 dimulai di Qatar pada Maret. Tapi, problem tersebut makin jarang terjadi seiring berjalannya waktu karena tim berhasil mengatasinya.
BACA JUGA: Kepindahan Pupulin Ke Honda Picu Pergerakan Di Area Teknis MotoGP
Namun, menurut KTM, baik Miller maupun pembalap GasGas Tech3, Augusto Fernandez, terus merugi karena getaran pada motor sehingga tidak mampu mengeluarkan performa yang seharusnya.
“(Miller) adalah orang yang paling menderita akibat getaran dari paket baru ini dibanding yang lain,” ujar manajer tim KTM, Francesco Guidotti, kepada Motorsport-Total.com.
“Ini adalah paketnya. Kami telah berjuang dengan getaran sejak awal tahun. Itu karena paket baru.
“Jack, seperti halnya Augusto, sangat menderita karena getaran-getaran ini saat ini. Ia tak bisa memanfaatkan potensi motor sebanyak yang ia inginkan.”
Miller telah dicoret oleh KTM untuk musim 2025 sebagai bagian dari perombakan susunan pembalap, dengan Acosta naik ke tim pabrikan bersama Miller dan perekrutan Enea Bastianini dan Maverick Vinales dari Ducati dan Aprilia.
Pembalap 20 tahun ini awalnya diberitahu secara pribadi oleh KTM bahwa mereka ingin mempertahankannya di tim untuk masa bakti kedua, sebelum akhirnya diberitahu bahwa ia tidak akan mendapatkan kontrak baru dalam sebuah keputusan yang mengejutkan.
Fernandez, yang juga tampil buruk di musim keduanya, juga tidak dipertahankan oleh Pierer Mobility Group. KTM berharap Miller memiliki semangat yang lebih besar untuk membuat para pabrikan rival terkesan dan memperpanjang masa depannya di kelas utama.
“Dia tidak akan menyerah, Dia pasti ingin membuktikan bahwa kami melakukan kesalahan dengan tidak memberinya kesempatan lagi ” kata Guidotti.
“Tentu saja, dia ingin membuktikan bahwa dia layak mendapat tempat di MotoGP, lalu dengan pabrikan lain. Saya tidak bisa membayangkan ia akan menyerah. Ia pasti ingin menikmati balapan MotoGP sampai akhir,”
Sumber: Motorsport.com












Respon (3)