Example 970x250
Ragam  

Faktor Kesehatan, Pemberangkatan Haji CJH Asal Parigi Moutong Ditunda

Faktor Kesehatan, Pemberangkatan Haji CJH Asal Parigi Moutong Ditunda
Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Parigi Moutong, Mohamad Subhan. (Foto: Istimewa)

JURNAL LENTERA, PARIGI MOUTONG – Usai menjalani pemeriksaan kesehatan di Asrama Haji Palu, pemberangkatan seorang Calon Jemaah Haji (CJH), Muhammad Mustaqim, asal Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, terpaksa ditunda.

Bukan tanpa alasan, penundaan pemberangkatan CJH asal Parigi Moutong tersebut, karena kesehatannya dinilai oleh tim medis Provinsi Sulawesi Tengah, tidak layak untuk menunaikan ibadah haji di Tanah Suci, Makkah.

Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Parigi Moutong, Mohamad Subhan, membenarkan seorang CJH asal daerah setempat yang ditunda keberangkatannya ke Arab Saudi.

BACA JUGA: Besok, 200 Calon Jemaah Parigi Moutong Diberangkatkan

Penundaan pemberangkatan seorang CJH asal Parigi Moutong, kata dia, disampaikan setelah serangkaian pemeriksaan kesehatan yang dilakukan tim medis di Provinsi Sulawesi Tengah.

BACA JUGA: Bappelitbangda Parigi Moutong: Pertumbuhan Ekonomi dan Pengaruh Bencana

BACA JUGA:  Personel Polisi di Tojo Una-Una Tewas saat Melerai Perkelahian

“CJH asal Parigi Moutong itu, awalnya terdaftar dalam Kelompok Terbang (Kloter) 11 yang tergabung dengan Kota Palu dan Kabupaten Sigi. Karena hasil pemeriksaan kesehatannya menunjukkan yang bersangkutan belum layak diberangkatkan, akhirnya ditunda,” ujar Subhan di Parigi, Senin, 26 Mei 2025.

Sehingga, pemberangkatan CJH tersebut ditunda untuk tahun ini, dan akan dijadwalkan kembali pada musim haji tahun depan.

“Pemberangkatannya di tahun depan akan menjadi prioritas. Namun, tetap harus menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum diberangkatkan,” katanya.

Ia menambahkan, ditundanya pemberangkatan salah seorang CJH tersebut, tentunya mengurangi jumlah CJH asal Parigi Moutong yang sebelumnya tercatat sebanyak 200 menjadi 199 orang.

Jumlah 199 orang tersebut, kata dia, sudah termasuk dengan petugas haji asal Kabupaten Parigi Moutong yang turut diberangkatkan ke Tanah Suci.

“CJH tersebut sudah diserahkan kepada pihak keluarga yang bersangkutan. Sedangkan barang milik CJH tersebut sudah diserahkan kepada kami di PHU Kantor Kemenag Parigi Moutong dan selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Penyakit TBC di Indonesia 1.060.000 Kasus

Terkait dengan informasi CJH asal Kabupaten Parigi Moutong yang telah berada di Arab Saudi, ia mengaku akan tetap berkoordinasi dengan petugas haji yang mendampingi.

“Baik seputar informasi pelayanan, kenyamanan, keamanan maupun kesehatan para CJH asal Kabupaten Parigi Moutong selama melaksanakan haji,” ujarnya.

Laporan : Multazam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *