JURNAL LENTERA, BANGGAI LAUT – Seorang penumpang KN Sabuk Nusantara, Faris (20 tahun) dilaporkan terjatuh saat kapal yang ditumpangi tersebut berlayar di perairan Kabupaten Banggai Laut, Sulawesi Tengah, Sabtu, 14 Juni 2025.
Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Palu yang menerima laporan tersebut langsung melakukan operasi pencarian dan pertolongan di lokasi kejadian.
BACA JUGA: Tiga Nelayan Selamat Usai Long Boat Mati Mesin di Perairan Banggai Laut
Kepala KPP Palu, Muh. Rizal, S.H., mengatakan korban dilaporkan terjatuh pada pukul 15.10 WITA saat kapal dalam pelayaran dari Pelabuhan Balut menuju Gorontalo. Lokasi jatuhnya korban diperkirakan berada sekitar 14 Nautical Mile (NM) dari pelabuhan Banggai Laut dan sekitar 2 NM dari pesisir Desa Bone Baru, Kecamatan Banggai Utara.
BACA JUGA: Gubernur Sulteng Melantik Bupati Parigi Moutong dan Banggai
Menanggapi laporan tersebut, KPP Palu mengerahkan Unit Siaga SAR Banggai Laut yang memulai operasi pencarian korban di Desa Bone pukul 17.00 WITA.
“Saat tiba di Desa Bone, Unit Siaga SAR Banggai Laut langsung berkoordinasi dengan aparat desa serta unsur terkait untuk melakukan penyisiran di radius 6 NM dari titik dugaan jatuhnya korban,” ujar Rizal melalui keterangan tertulisnya.
Hingga pukul 18.00 WITA, kata dia, upaya pencarian belum membuahkan hasil. Operasi SAR akan dilanjutkan pada Ahad, 15 Juni 2025, dengan memperluas area pencarian sesuai rencana operasi di hari kedua.
“Kami mengerahkan seluruh sumber daya yang tersedia untuk mencari korban. Kami juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait dan masyarakat setempat. Harapan kami, cuaca tetap bersahabat agar upaya pencarian berjalan optimal,” katanya.
Operasi pencarian melibatkan sejumlah unsur SAR, di antaranya Unit Siaga SAR Banggai Laut, Polairud, Polsek Banggai Laut, PMI, BPBD, serta aparat desa dan warga setempat.
Peralatan yang digunakan mencakup rescue car, perahu karet, peralatan SAR air, alat komunikasi, navigasi SAR, perlengkapan medis dan evakuasi.
Laporan : Multazam











Respon (1)