JURNAL LENTERA, PARIGI MOUTONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, berkomitmen memperluas lahan pertanian jagung sebagai bagian dari strategi memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani.
Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, menyatakan pihaknya siap mendukung pencanangan dua hektare lahan tanam di setiap desa.
Bahkan, Pemkab Parigi Moutong akan mendukung penuh dalam bentuk apa pun yang dibutuhkan oleh para penggerak swasembada pangan.
BACA JUGA: Pemda Parigi Moutong Libatkan Publik dalam Penyusunan RKPD 2027
“Perluasan lahan tanam jagung akan membuka peluang ekonomi baru di desa, meningkatkan pendapatan petani, sekaligus memperkuat ketersediaan pangan daerah,” ujar Erwin saat menghadiri panen raya jagung serentak kuartal IV yang digelar Polres Parigi Moutong di Kecamatan Torue, Kamis, 8 Januari 2026.
BACA JUGA: Pemda Parigi Moutong Perkuat Pondok Pesantren Lewat Hibah Keagamaan
Ia pun mengaku telah menginstruksikan organisasi perangkat daerah terkait untuk berkoordinasi dan menyiapkan seluruh kebutuhan yang diperlukan.
Sebab, sektor pertanian merupakan prioritas pembangunan karena menyentuh langsung kehidupan masyarakat.
“Panen raya yang digelar bersama Polres Parigi Moutong ini menjadi bukti sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan Polri dalam mendorong penguatan sektor pertanian. Sinergi ini sangat penting agar program swasembada pangan bisa berjalan berkelanjutan dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh petani,” katanya.
Selain perluasan lahan, Pemkab Parigi Moutong juga akan memberi perhatian serius terhadap perlindungan kawasan pertanian. Tujuannya, agar lahan produktif tidak terganggu, khususnya dalam proses revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).
Namun, hal tersebut menurutnya juga menjadi perhatian bersama. Sehingga, Pemkab Parigi Moutong harus memastikan lahan pertanian tetap terjaga.
“Melalui penguatan produksi jagung dan perlindungan lahan pertanian, Pemkab Parigi Moutong berharap ketahanan pangan daerah semakin kokoh serta mampu mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis pertanian di tingkat desa,” tandasnya.
Laporan : Multazam












Respon (2)