JURNAL LENTERA, PARIGI MOUTONG – DPRD Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, membahas strategi penguatan packing house komoditas ekspor dalam rapat paripurna dengan agenda penyampaian laporan Panitia Kerja (Panja) DPRD pada masa Persidangan II Tahun Sidang 2025-2026, Selasa, 10 Maret 2026.
Pembahasan tersebut menjadi bagian dari upaya DPRD mendorong peningkatan nilai tambah produk pertanian daerah sekaligus memperluas akses pasar komoditas unggulan Parigi Moutong hingga ke tingkat nasional dan internasional.
Rapat paripurna turut dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Parigi Moutong H. Abdul Sahid, bersama pimpinan dan anggota DPRD serta sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat.
Wabup Parigi Moutong, Abdul Sahid menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD atas kerja sama yang selama ini terjalin dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan maupun pembangunan daerah.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD sebagai mitra sejajar menjadi modal penting dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan, termasuk dalam pembahasan kebijakan strategis serta tindak lanjut aspirasi masyarakat.
“Saya menyampaikan ucapan terima kasih atas penyampaian laporan Panitia Kerja DPRD hasil pembahasan tentang packing house komoditas ekspor yang telah kita dengarkan bersama,” ujarnya.
Ia mengatakan berbagai catatan dan masukan yang disampaikan dalam laporan Panja DPRD Parigi Moutong akan menjadi bahan penting bagi Pemkab untuk ditindaklanjuti dalam perumusan kebijakan. Tujuannya, untuk mendukung perkembangan industri packing house di Parigi Moutong.
Pemkab Parigi Moutong, kata dia, berkomitmen mendukung pengembangan industri tersebut karena dinilai memiliki peran penting dalam meningkatkan nilai tambah produk pertanian, memperluas pasar ekspor, serta meningkatkan pendapatan petani.
“Harapan besar kita bersama, apa yang dicita-citakan dalam pembentukan panitia kerja oleh DPRD dapat membawa kemaslahatan bagi masyarakat Parigi Moutong,” katanya.
Ia menambahkan, penguatan industri packing house diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas komoditas ekspor daerah.
“Khususnya durian, yang selama ini menjadi salah satu produk unggulan Kabupaten Parigi Moutong,” tandasnya.
Laporan : Miswar










