Example 970x250

Demo 11 April: BEM SI Kerahkan 1.000 Mahasiwa

Mahasiswa BEM Bogor melakukan longmarch pada aksi di Istana Bogor, Jumat, 8 April 2022. (Foto: Tempo/Muhammad Syauqi Amrullah)

JURNAL LENTERA, Jakarta – Badan Eksekutif Indonesia se-Indonesia (BEM SI) akan berunjuk rasa pada Senin, 11 April 2022 di sekitaran Istana Merdeka. BEM SI bahkan sudah mengirimkan surat pemberitahuan ke Polda Metro Jaya soal rencana demo 11 April ini.

Dalam surat pemberitahuan tersebut, BEM SI mengaku akan ada 1.000 orang yang bakal turun pada aksi unjuk rasa pada Senin lusa 11 April 2022.

“Sudah, kalau untuk laporan, Jumat (8 April 2022) sudah masuk surat pemberitahuan aksi dan itu sudah diterima dengan baik juga, jadi Insyaallah ya aman. Nanti kita kira-kira ada 1.000 orang dari kampus. Itu tersebar, ada dari daerah-daerah juga merapat ke pusat,” kata Koordinator Media BEM SI Luthfi Yufrizal saat dihubungi pada Sabtu 9 April 2022.

Luthfi menjamin mahasiswa akan mengikuti aturan soal waktu untuk menggelar demonstrasi. Ia berharap polisi tidak membubarkan paksa massa sebelum batas waktu yang diatur UU.

BACA JUGA: Festival Musik Bhayangkara 2022, Ajang Kritikan dan Saran untuk Polri

BACA JUGA:  Usul Pilkada 2024 Ditunda, Bawaslu akan Dipanggil Komisi II DPR

Dalam unjuk rasa ini, mahasiswa memiliki 6 tuntutan, yakni mendesak Presiden Jokowi bersikap tegas menolak penundaan Pemilu dan masa jabatan tiga periode.

Sementara itu, Koordinator BEM Nusantara untuk Pulau Jawa, Ahmad Marzuki menyatakan organisasinya tidak melarang anggotanya untuk berunjuk rasa pada 11 April 2022 bersama  BEM SI.

“Kami tidak melarang teman-teman BEM Nusantara di tiap wilayah maupun kampus-kampus BEM Nusantara untuk ikut aksi di tanggal 11,” ujar Ahmad saat dihubungi Tempo, Sabtu, 9 April 2022.

Ahmad mengatakan, sejak awal BEM Nusantara tidak pernah menyebarkan agenda demonstrasi untuk tanggal 11 April.

Menurut dia, BEM Nusantara lebih memilih jalur audiensi dengan pihak pemerintah untuk menyampaikan aspirasi.

BACA JUGA: Mendagri Dicecar Soal Kades yang Dukung Presiden Jokowi 3 Periode

Sebelumnya, BEM Nusantara sudah bertemu dengan anggota Dewan Pertimbangan Presiden Wiranto pada Jumat, 8 April 2022. Dalam pertemuan ini Wiranto mengatakan tidak ada yang melarang mahasiswa demo.

Ia hanya mempertanyakan tujuan dilakukan demo, ketika isu Jokowi 3 periode tersebut memang tidak mungkin terjadi dan sudah dijawab oleh presiden.

BACA JUGA:  Soal PSU Pilkada, Sekda Parigi Moutong Tegaskan ASN Wajib Netral

“Bukan melarang, tapi kan kita berkomunikasi,” kata dia dalam konferensi pers usai pertemuan, Jumat, 8 April 2022.

Wiranto juga mengingatkan kalau saat ini merupakan bulan suci Ramadan. Tentunya, kata dia, akan lebih arif untuk bisa menyikapi hal-hal yang memang bisa dibicarakan dengan baik. Itulah alasannya, kata Wiranto, dirinya dan sejumlah anggota Wantimpres hari ini bertemu para mahasiswa.

“Ketimbang panas-panas di jalan, lebih baik kita bicara di ruangan yang adem, ngomong, bicara, kira-kira bagaimana sih,” kata Wiranto soal Demo 11 April.

Artikel ini telah tayang sebelumnya di Tempo.co

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *