Akibat Abutmen Tergerus Air Sungai, Jembatan Jalur Trans Desa Suli di Parimo Amblas Lagi

Akibat Abutmen Tergerus Air Sungai, Jembatan Jalur Trans Desa Suli di Parimo Amblas Lagi
Pihak Balai Jalan tengah melakukan penimbunan dibagian jembatan yang amblas di jalan trans sulawesi Desa Suli, Kecamatan Balinggi, Kabupaten Parigi Moutong, Kamis, 26 Juni 2025. (Foto: Dok BPBD Parigi Moutong)

JURNAL LENTERA, PARIGI MOUTONG – Akibat abutmen atau tanah tergerus air sungai, jembatan di jalur trans sulawesi Desa Suli, Kecamatan Balinggi, Kabupaten Parigi Moutong amblas, Kamis, 26 Juni 2025.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 15.00 WITA, merupakan yang kali keduanya terjadi. Sebelumnya, jembatan tersebut, juga amblas pada Jum’at, 20 Juni 2025. Penyebabnya pun sama.

Namun, jembatan tersebut pada saat itu, baru dapat dilalui setelah dilakukan penimbunan oleh pihak Balai Jalan yang berlangsung tiga jam lebih.

Akibat peristiwa tersebut, arus lalu lintas di jalur trans sulawesi Desa Suli terpaksa dialihkan. Khusus kendaraan dari Poso dialihkan ke Dusun Gerih Bawah Desa Suli. Sedangkan kendaraan dari arah Palu dialihkan melalui pertigaan Dusun Sukasada, Desa Suli.

BACA JUGA: Sempat Terputus, Jembatan Jalur Trans Sulawesi di Parigi Moutong Kini Sudah Dapat Dilalui Kendaraan

BACA JUGA:  Bantaya di Parigi Moutong Sasaran Program Bank Sampah

Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Parigi Moutong, Rivai, S.T, M.Si., yang dikonfirmasi terkait hal itu tidak berkomentar banyak.

BACA JUGA: Remaja 19 Tahun yang Lompat dari KM Tilong Kabila Ditemukan Nelayan di Perairan Banggai

Ia hanya mengatakan, pihak Balai Jalan langsung melakukan penimbunan kembali agar arus lalu lintas kembali normal.

“Semoga arus lalu lintas secepatnya normal lagi, karena pihak Balai Jalan sudah menimbun bagian yang amblas,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Suli, I Wayan Sugita, mengatakan hasil koordinasi yang dilakukan pihaknya dengan Balai Jalan, jembatan tersebut masih dalam proses perbaikan dibagian bawah yang sering amblas.

Namun, saat ini pihak Balai Jalan belum dapat mengerjakan perbaikan jembatan tersebut secara maksimal disebabkan banjir yang kerap terjadi di sungai. Sehingga, pihak Balai Jalan hanya melakukan penimbunan kembali di bagian jembatan yang amblas.

BACA JUGA:  Kapal Penangkap Ikan KM Mardika Wahyu Tenggelam di Perairan Donggala

“Disini sering hujan dan menyebabkan banjir di sungai itu. Makanya, proses pengerjaan bagian jembatan yang dilakukan oleh pihak Balai Jalan belum maksimal,” ungkapnya.

Laporan : Miswar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *