Anwar Hafid Dinilai Sukses Gulirkan 23 Ribu Beasiswa di Sulteng Ditengah Efisiensi Anggaran

Anwar Hafid Dinilai Sukses Gulirkan 23 Ribu Beasiswa di Sulteng Ditengah Efisiensi Anggaran
Gubernur Sulteng, Anwar Hafid, saat berbincang-bincang dengan beberapa orang mahasiswa. (Foto: BIRO ADPIM)

JURNAL LENTERA, PALU – Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Anwar Hafid, dinilai berhasil menggulirkan program Beasiswa BERANI Cerdas dengan capaian lebih dari 23 ribu penerima dalam waktu satu tahun kepemimpinannya.

Program tersebut disebut sebagai bukti komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulteng dalam membangun sumber daya manusia di tengah kebijakan efisiensi anggaran nasional.

Pengamat Politik dari Citra Institute, Efriza, menilai keberhasilan tersebut cukup menonjol karena sebagian besar kepala daerah saat ini masih sangat bergantung pada kebijakan Presiden Prabowo Subianto terkait Transfer Keuangan Daerah (TKD).

Ketergantungan tersebut kerap menjadi kendala dalam menjalankan program-program strategis di daerah.

BACA JUGA: Pemprov Sulteng Segera Bayarkan UKT 288 Mahasiswa Penerima Beasiswa di UNHAS

Namun, kondisi itu tidak terlihat di Sulawesi Tengah. Di tengah keterbatasan fiskal, Anwar Hafid justru mampu menghadirkan program populis yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, khususnya di sektor pendidikan.

BACA JUGA: Sulteng Jadi Provinsi Pertama di Indonesia yang Gratiskan Kuliah Hingga Lulus

BACA JUGA:  Pembangunan Infrastruktur IKN Dimulai, Nilainya Triliunan

“Selama ini daerah selalu bergantung pada TKD dari pusat. Tapi Anwar, di tengah efisiensi anggaran saat ini, justru berhasil memberikan ribuan beasiswa gratis kepada generasi muda, bahkan baru dalam satu tahun kepemimpinannya,” ujar Efriza, Sabtu, 7 Februari 2026.

Berdasarkan data dari akun Instagram resmi @beranicerdas_, jumlah penerima Beasiswa BERANI Cerdas saat ini telah mencapai 23.568 mahasiswa. Angka tersebut dinilai sangat signifikan dan menunjukkan konsistensi pemerintah daerah dalam menjadikan pendidikan sebagai prioritas utama.

Efriza menilai, fokus Anwar Hafid pada sektor pendidikan mencerminkan pemahaman yang kuat dalam membangun daerah secara berkelanjutan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Ini menunjukkan bahwa dia mengerti bagaimana membangun sebuah daerah lewat sektor pendidikan,” katanya.

Menurutnya, langkah Anwar Hafid tersebut dapat menjadi referensi bagi kepala daerah lain dalam merancang kebijakan pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Program BERANI Cerdas dinilai tidak hanya membantu mahasiswa secara ekonomi, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang bagi kemajuan Sulteng.

BACA JUGA:  Pelajar TK di Parigi Moutong Ramaikan Lomba Gerak Jalan

Ia bahkan menilai keberhasilan program tersebut berpotensi mengantarkan Anwar Hafid ke panggung politik nasional, seiring dukungan Partai Demokrat sebagai kendaraan politiknya.

“Selama ini bantuan pendidikan seperti beasiswa gratis umumnya berasal dari pusat melalui KIP. Apa yang dilakukan Anwar Hafid bisa menjadi pertimbangan bagi Partai Demokrat bahwa mereka memiliki kader yang berhasil dengan program nyata dan berdampak positif bagi masyarakat,” pungkasnya.

Laporan : Mifta’in

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *