JURNAL LENTERA, PARIGI MOUTONG – Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, mendorong penguatan kolaborasi program antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah untuk menekan angka kemiskinan di daerahnya.
Hal itu disampaikan Bupati Erwin Burase saat menghadiri rapat kerja Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah yang dirangkaikan dengan Safari Ramadan di auditorium Kantor Bupati Parigi Moutong yang dihadiri Gubernur Anwar Hafid, bersama Wakil Gubernur (Wagub) dr. Reny A. Lamadjido, Kamis, 26 Februari 2026.
Menurut Erwin, sinergi program pembangunan antara Pemkab Parigi Moutong dengan Pemprov Sulawesi Tengah sangat penting agar upaya penanggulangan kemiskinan dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.
“Momentum ini menjadi ajang mempererat silaturahmi, memperkuat nilai keimanan serta menyatukan komitmen dalam membangun Parigi Moutong yang semakin maju dan sejahtera,” ujarnya.
Ia menjelaskan, penanganan kemiskinan menjadi salah satu prioritas utama pembangunan daerah bersama sejumlah program strategis lainnya, seperti penurunan angka stunting, peningkatan kualitas pendidikan, transformasi layanan kesehatan, serta peningkatan keterampilan tenaga kerja.
Berdasarkan data tahun 2025, tingkat kemiskinan di Parigi Moutong tercatat menurun dari 14,20 persen pada 2024 menjadi 13,51 persen.
Angka stunting juga mengalami penurunan dari 28,5 persen menjadi 22,30 persen. Selain itu, Indeks Pembangunan Manusia meningkat dari 69,48 menjadi 69,99 dan pertumbuhan ekonomi naik dari 3,50 persen menjadi 3,92 persen.
“Meski menunjukkan tren positif, angka kemiskinan masih tergolong tinggi. Terutama di wilayah pegunungan seperti Kecamatan Tinombo, Palasa dan Tomini yang menjadi lokus penanganan kemiskinan ekstrem maupun stunting,” katanya.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, kata dia, Pemkab Parigi Moutong terus mendorong pembangunan infrastruktur dasar. Terutama jalan desa guna meningkatkan konektivitas antarwilayah dan membuka akses ekonomi masyarakat.
Ia berharap adanya dukungan Pemprov Sulawesi Tengah melalui sinkronisasi program pembangunan serta bantuan sarana dan prasarana. Termasuk, alat berat untuk mempercepat pembangunan berbasis swakelola.
“Rapat kerja yang dirangkaikan dengan Safari Ramadan ini merupakan momentum penting untuk memperkuat kerja sama antara Pemprov dan Pemkab dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” tandasnya.
Laporan : Miswar










