JURNAL LENTERA, PARIGI MOUTONG – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Parigi Moutong, I Gede Widiada, menyatakan pengerjaan proyek Puskesmas Torue di Kecamatan Torue mengkhawatirkan.
Namun, ia mengaku belum berani menjelaslan panjang lebar terkait progres pengerjaan proyek Puskesmas Torue yang dikerjakan CV Jelajah Sulteng.
“Kalau proyek Puskesmas Torue saya belum berani menjelaskan panjang lebar,” ujar I Gede Widiada saat monitoring proyek Labkesmas bersama Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Parigi Moutong, Purnama, SH, MH., pada Kamis, 4 Desember 2025.
BACA JUGA: Kajari Parigi Moutong Akui Sudah Peringatkan Pelaksana Proyek Labkesmas dan Puskesmas Torue
Menurutnya, untuk hasil pengerjaan proyek Puskesmas Torue menunggu batas akhir pekerjaab pada 14 Desember 2025.
BACA JUGA: Akibat Terancam Molor, Kini Pelaksana Proyek Miliaran Puskesmas Torue Dipanggil Kejaksaan
Sebab, pihaknya akan menghitung dan mengkaji pengerjaan proyek Puskesmas Torue untuk mengetahui berapa persen hasil pekerjaannya. Apakah bisa diberikan perpanjangan atau tidak.
Namun, pihak pelaksana telah mengajukan surat perpanjangan pekerjaan waktu pekerjaan proyek senilai Rp7,6 miliar tersebut.
“Tapi kami tetap menunggu tanggal 14 Desember. Setelah itu, kami akan rapat bersama pelaksana proyek untuk membahas soal itu, apakah diberikan perpanjangan atau tidak,” tandasnya.
Laporan : Roy Lasakka Mardani










