Nelayan di Banggai Kepulauan Dinyatakan Hilang

Nelayan di Banggai Kepulauan Dinyatakan Hilang
Tim SAR gabungan saat melakukan persiapan untuk melakukan pencarian korban hilang di perairan Kecamatan Totikum Selatan, Kabupaten Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah, Selasa, 23 Juli 2024. (Foto: Dok KPP Palu)

JURNAL LENTERA, BANGGAI KEPULAUAN – Seorang nelayan, Yobi (48 tahun) warga Desa Kalumbatan, Kecamatan Totikum Selatan, Kabupaten Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah, dinyatakan hilang saat melaut sejak Kamis, 18 Juli 2024.

Menurut Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Palu Andrias Hendrik Johannes, laporan hilangnya korban diterima pihaknya pada Sabtu, 20 Juli 2024.

BACA JUGA: Maulidin Raben, Nelayan yang Hilang di Perairan Touna Ditemukan Meninggal

Berdasarkan laporan yang diterima pihaknya, saat pergi melaut korban menggunakan perahu bermesin katinting. Saat pergi melaut, korban juga tidak membawa peralatan komunikasi.

Menindaklanjuti laporan tersebut, pihaknya menurunkan personel rescue Unit Siaga SAR Banggai Laut.

“Sejak diturunkan ke lokasi, personel kami bersama potensi SAR di wilayah setempat langsung melakukan pencarian korban. Namun, hingga saat ini belum ditemukan adanya tanda-tanda dari korban. Semoga saja korban ditemukan dalam kondisi selamat,” ujar Andrias di Palu, Selasa, 23 Juli 2024.

BACA JUGA:  Begini Kondisi Tiga Nelayan Buol yang Hilang Ditemukan di Laut Lepas

BACA JUGA: Perahu Berpenumpang Lima Nelayan di Morowali Terbalik, Dua Selamat dan Tiga Lainnya dalam Pencarian

Ia menambahkan, dalam melakukan pencarian, tim SAR gabungan menggunakan satu unit RBB, satu unit speed boat, dan perahu milik nelayan. Tim SAR dibagi menjadi dua SRU.

SRU 1 melakukan penyisiran dari lokasi kejadian ke arah timur laut dan utara dengan radius 40 NM menggunakan RBB dan perahu karet.

Sedangkan SRU 2 melakukan penyisiran disepanjang pantai pulau Bonganan dengan radius 30 NM menggunakam speed boat milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banggai Kepulauan.

“Unsur gabungan yang terlibat dalam pencarian, yaitu Tim Rescue Unit Siaga SAR Banggai Laut, Polairud, BPBD Banggai Kepulauan, BPBD Banggai Laut, Pemerintah Desa (Pemdes) dan masyarakat setempat,” tandasnya.

BACA JUGA:  Usai Diterjang Banjir, Tiga Kecamatan di Parigi Moutong Kini Berstatus Tanggap Darurat Bencana

Laporan : Moh. Reza Fauzi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *