Example 970x250

Maulidin Raben, Nelayan yang Hilang di Perairan Touna Ditemukan Meninggal

Maulidin Raben, Nelayan yang Hilang di Perairan Touna Ditemukan Meninggal
Tim SAR gabungan saat melakukan proses evakuasi terhadap jenazah korban, Maulidin Raben, nelayan yang hilang saat melaut, Selasa, 21 Mei 2024. (Foto: Dok Humas Polres Touna)

JURNAL LENTERA, TOUNA – Tim SAR gabungan akhirnya menemukan seorang nelayan, Maulidin Raben (36 tahun) warga Desa Podi, Kecamatan Tojo, Kabupaten Tojo Una-una (Touna), Sulawesi Tengah, yang hilang saat melaut sejak Ahad, 19 Mei ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Selasa, 21 Mei 2024, pada pukul 10.30 WITA.

Berdasarkan data yang dirilis Kantor Pencarian dan Pertolongan atau Basarnas Palu, pada hari ketiga pencarian korban, tim SAR gabungan dibagi menjadi dua SRU. SRU I melakukan pencarian menggunakan perahu karet dari lokasi kejadian pertama (LKP) ke arah timur dengan radius 4 NM.

BACA JUGA: Tim SAR Cari Nelayan Touna yang Tak Kunjung Kembali saat Melaut

Sedangkan SRU II yang melakukan pencarian menggunakan perahu nelayan setempat dari LKP menuju arah utara dan barat dengan radius 4 NM. Setelah beberapa jam melakukan pencarian, SRU II menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia yang jaraknya sekitar 3 NM ke arah barat dari LKP.

BACA JUGA:  Gubernur Sulteng Janji Selesaikan Konflik Agraria di Palu

Kemudian, tim SAR gabungan yang terdiri dari personel rescuer Pos SAR Luwuk, BPBD Kabupaten Touna, Bhabinkamtibmas, Polairud Polres setempat dan Polda Sulteng bersama Pemerintah Desa (Pemdes) dibantu masyarakat melakukan evakuasi korban yang kemudian menyerahkannya kepada pihak keluarga.

BACA JUGA: Perahu Berpenumpang Lima Nelayan di Morowali Terbalik, Dua Selamat dan Tiga Lainnya dalam Pencarian

Diketahui, Maulidin Raben awalnya berpamitan kepada keluarganya hendak melaut sekitar pukul 07.00 WITA. Pada saat melaut, Maulidin Raben yang seperti biasanya mengecek rumpon menggunakan perahu bermesin katinting. Namun, saat berangkat melaut pada pagi hari, di sore harinya Maulidin Raben selalu kembali.

Karena tak kunjung kembali dari melaut, keluarga korban memutuskan untuk melakukan pencarian bersama Pemdes dan masyarakat setempat. Hanya saja pencarian awal tersebut tidak membuahkan hasil dan kemudian dilaporkan kepada pihak Pos SAR Luwuk.

BACA JUGA:  Dua Korban Banjir Bandang di Donggala Ditemukan Tewas

Laporan : Moh. Reza Fauzi

Respon (3)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *