JURNAL LENTERA, PARIGI MOUTONG – Menurut Sekretaris Daerah (Sekda) Zulfinasran, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Parigi Moutong mendukung penuh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) serta Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) menindaklanjuti temuan penyalahgunaan anggaran.
Bahkan, ia juga meminta seluruh penyelenggaraan anggaran yang diduga bermasalah ditertibkan.
“Pemda Parigi Moutong mendorong BPK dan BPKP menindaklanjuti semua temuan hasil audit,” ujar Zulfinasran, dalam rapat koordinasi bersama Inspektorat serta Badan Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah (BPKAD) Parigi Moutong belum lama ini.
BACA JUGA: 2.600 Hewan di Parigi Moutong Telah Diobati Secara Klinis
Ia juga meminta, agar Inspektorat Daerah Parigi Moutong segera membuat laporan kepada pihak-pihak yang diduga melakukan penyalahgunaan anggaran atas hasil audit BPK maupun BPKP.
Sehingga, ia berharap agar yang masuk dalam data temuan BPK dan BPKP dapat segera mengembalikan kerugian negara sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.
BACA JUGA: Wabup Badrun : Disdikbud Harus Fokus Anak Putus Sekolah
“Inspektorat melalui pak Inspektur dapat melaporkan kepada pihak-pihak yang masuk dalam daftar temuan BPK. Pihak-pihak tersebut diminta segera mempertanggungjawabkan temuan BPK maupun BPKP sesuai regulasi yang ada,” tegas Zulfinasran.
Diberitakan sebelumnya, Bupati Parigi Moutong Samsurizal Tombolotutu telah menandatangani perjanjian kerja sama dengan pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat dalam rangka menindaklanjuti hasil audit BPK pada 23 Februari 2023.
Kerja sama tersebut bertujuan, agar seluruh pimpinan jajaran Pemda Parigi Moutong, baik kepala dinas, Camat hingga Kepala Desa dapat lebih berhati-hati dalam penggunaan anggaran.
Laporan : Multazam











Respon (2)