JURNAL LENTERA, PARIGI MOUTONG – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, dan DPRD setempat membahas persoalan anggaran Pemungutan Suara Ulang (PSU) pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak.
Menurut Sekretaris Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Parigi Moutong, Yusrin, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah, telah menggelontorkan bantuan dana senilai Rp13 miliar lebih.
“Kebutuhan total anggaran untuk pelaksanaan PSU pilkada serentak mencapai Rp32 miliar,” ujar Yusrin, saat menghadiri rapat bersama Badan Anggaran (Banggar) DPRD Parigi Moutong, Senin, 17 Maret 2025.
Dikatakannya, beban anggaran Pemda Parigi Moutong menjadi berkurang dengan adanya bantuan dana dari Pemprov Sulawesi Tengah.
BACA JUGA: Ribuan Personel Gabungan Disiapkan untuk Pengamanan PSU di Parigi Moutong
Ia merincikan, alokasi dana untuk Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebesar Rp17,33 miliar. Kemudian, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) senilai Rp7,11 miliar. Setelah itu dana pengamanan TNI-Polri sebesar Rp5,5 miliar.
BACA JUGA: PSU Parigi Moutong Dijadwalkan 19 April, Anggarannya Mencapai Puluhan Miliar
Bahkan, Pemda Parigi Moutong, juga mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,1 miliar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), serta Bagian Pemerintahan Umum, karena terlibat dalam pelaksanaan PSU.
Ia menyebutkan, Pemda Parigi Moutng, juga telah menyiapkan dana awal dari sisa anggaran pelaksanaan pilkada serentak 2024, sebesar Rp9 miliar lebih. Dana tersebut terdiri dari sisa anggaran KPU Rp7,4 miliar dan Bawaslu Rp2,09 miliar.
“Sisa kebutuhan anggaran tinggal Rp8 miliar lebih. Kekurangan itu, akan kami penuhi melalui anggaran Penyertaan Modal Rp4 miliar dan sisanya dari Belanja Tak Terduga (BTT),” ungkapnya.
Laporan : Multazam











Respon (1)