Penghina Suku Makassar Diduga Mengalami Gangguan Jiwa

Ilustrasi

JURNAL LENTERA – Polisi menyatakan pria berinisial MH (26), pengunggah postingan ujaran kebencian dan SARA terhadap suku Makassar di media sosial diduga mengalami gangguan kejiwaan.

MH ditangkap polisi karena diduga menyebarkan ujaran kebencian dan SARA pada postingan yang dibuatnya terhadap suku Makassar. Postingan itu kemudian viral di media sosial.

Namun, berdasarkan keterangan dari orang tua pelaku bahwa MH mengalami gangguan kejiwaan.

Kasi Humas Polrestabes Makassar, AKP Lando KS mengatakan MH pernah menjalani perawatan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Dadi dan mempunyai kartu pasien.

“Pernah dirawat di rumah sakit jiwa. Tapi, tetap dilakukan tindakan dalam proses penyelidikan serta mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan akibat adanya masyarakat yang tersinggung,” kata Lando, Minggu 23 Januari 2022.

Berdasarkan keterangan dari kakak pelaku, kata Lando, sejak duduk di bangku SMA pelaku menjadi korban bullying sehingga mengalami trauma hingga kejiwaannya terganggu sejak 2019.

Pelaku menurut Lando sempat menempuh pendidikan hingga bangku kuliah dengan mengambil jurusan teknik sipil di salah satu kampus swasta di Makassar.

“Tapi, baru berjalan satu semester pelaku pindah kampus tahun 2016. Kemudian 2017 dia mulai dirawat di rumah sakit jiwa hingga saat ini masih dalam perawatan dengan rawat jalan,” jelasnya.

Lando mengatakan, postingan yang diunggah oleh pelaku menjadi perhatian masyarakat.

“Saat ini kita sementara koordinasi dengan pemerhati budaya agar mengerti dengan kondisi pelaku yang mengalami gangguan jiwa,” pungkasnya.

Artikel ini tayang pertama kali di CNNIndonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *