JURNAL LENTERA, PARIGI MOUTONG – Kontrak proyek Gedung Layanan Perpustakaan Daerah milik Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (Dispusarda) Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, yang dikerjakan CV Arawan diperpanjang lagi.
Padahal, sebelumnya proyek bernilai Rp8,7 miliar tersebut telah mendapatkan perpanjangan waktu selama 50 hari yang terhitung sejak 14 Desember 2025 hingga 2 Februari 2026. Namun, hingga perpanjangan kontrak pertama tersebut selesai, proyek tersebut justru tak kunjung selesai dikerjakan.
Menurut Kepala Dispusarda Parigi Moutong, Syamsu Nadjamudin, pihak pelaksana proyek sebelumnya telah mendapatkan addendum kedua berupa perpanjangan masa kerja selama 40 hari kalender.
BACA JUGA: Proyek Perpustakaan Rp8,7 Miliar Molor, Dispusarda Parigi Moutong Minta Pendapat Hukum
Perpanjangan kontrak 40 hari kalender tersebut terhitung sejak Senin, 9 Februari 2026, setelah penyerahan tugas PPK lama, Sakti A. Lasimpala, kepada dirinya sebagai pejabat baru.
BACA JUGA: Proyek Gedung Layanan Perpustakaan Bernilai Miliaran di Parigi Moutong Belum Rampung
“Sehingga menjadi dasar dibuatkan addendum,” ujar Syamsu saat dihubungi via telepon WhatsApp, Selasa, 10 Februari 2026.
Hingga 2 Februari 2026, kata dia, progres pembangunan Gedung Layanan Perpustakaan Daerah telah mencapai 98,0652 persen atau deviasi 1,9348 persen.
Sedangkan penyebab keterlambatannya kali ini disebabkan persoalan material kaca yang masih dalam proses pengiriman.
“Material kaca yang dipesan sebelumnya mengalami kesalahan pengukuran. Sehingga, pihak penyedia harus melakukan pemesanan ulang. Kalau sudah datang, mungkin satu atau dua hari sudah selesai. Kemarin yang datang salah ukuran, kekecilan. Informasinya, kaca akan tiba hari Rabu pekan ini,” katanya.
Ia mengatakan, pemberian perpanjangan kontrak kedua kepada CV Arawan telah melalui proses konsultasi dengan sejumlah pihak terkait, salah satunya BPKP Sulawesi Tengah.
Selain pemasangan kaca, pekerjaan kanopi menjadi item mendasar yang harus segera diselesaikan pihak penyedia.
“Kanopi ini tidak bisa dikerjakan sebelum kacanya terpasang. Saya setiap hari datang memantau pekerjaan di sana. Nanti saya cek lagi apakah material kacanya sudah datang atau belum,” ungkapnya.
Sementara itu, Tim Teknis Lapangan CV Arawan, Rizal, membenarkan pihaknya masih menunggu pengiriman material kaca dari Surabaya, yang ditargetkan tiba pada Kamis, 13 Februari 2026.
Seluruh material kaca yang dipesan memiliki ukuran tipikal atau seragam. Namun, bagian sudut rangka belum terpasang karena menunggu kepastian ukuran akhir.
“Kami belum tahu ukuran pasti di bagian sudut-sudut itu, karena sisanya. Setelah semua kaca terpasang, baru kami pesan untuk bagian sudut. Kalau hanya asumsi ukuran, bisa kurang atau lebih. Sekarang semua sudah terpasang, tinggal bagian sudut,” tuturnya.
Khusus pengerjaan kanopi, saat ini masih dalam tahap pengerjaan. Ia bahkan mengaku optimistis proyek pembangunan Gedung Layanan Perpustakaan Daerah dapat rampung sebelum bulan suci Ramadan.
“Kami targetkan sebelum puasa sudah selesai semua,” tandasnya.
Laporan : Roy Lasakka Mardani











