Example 970x250
Ragam  

Tertutup Material Banjir, Jalur Penghubung Tiga Provinsi di Parigi Moutong Sulit Dilalui

Tertutup Material Banjir, Jalur Penghubung Tiga Provinsi di Parigi Moutong Sulit Dilalui
Tampak kondisi jalur trans sulawesi di Desa Ogoansam, Kecamatan Palasa, Kabupaten Parigi Moutong yang tertutup material banjir, Kamis, 8 Agustus 2024. Namun, jalur trans sulawesi di Desa Ogoansam sudah dapat dilalui kendaraan. (Foto: Dok BPBD Parigi Moutong)

JURNAL LENTERA, PARIGI MOUTONG – Akibat diguyur hujan yang terjadi pada Kamis dini hari, 8 Agustus 2024, jalur trans sulawesi di Desa Ogoansam, Kecamatan Palasa, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, ditutupi material banjir.

Akibatnya, jalan penghubung Kabupaten Tolitoli-Kota Palu-Manado-Gorontalo ini sulit dilalui kendaraan. Sebab, sebagian besar jalur trans sulawesi di Desa Ogoansam tertutup material banjir berupa bebatuan dan lumpur.

Berdasarkan data yang dirilis Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Parigi Moutong, selain sempat mengakibatkan antrian panjang kendaraan di jalur trans sulawesi di Desa Ogoansam, Kecamatan Palasa, banjir yang disertai material lumpur tersebut, juga berdampak terhadap empat kepala keluarga (KK).

BACA JUGA: Sembilan Rumah di Sigi Dihantam Banjir dan Tanah Longsor

Beruntung banjir yang disertai material lumpur dan bebatuan tersebut tidak menimbulkan korban jiwa dan kerusakan yang lebih besar.

BACA JUGA:  O2SN dan FLS2N di Parimo Resmi Dibuka

Hanya saja, masyarakat setempat berharap pemerintah dapat melakukan penanganan terhadap material lumpur dan bebatuan yang menutupi badan jalan.

BACA JUGA: Basarnas : Ada Tiga Korban Hanyut, 2 Selamat dan 1 Orang Meninggal

Namun, BPBD Kabupaten Parigi Moutong mengaku telah berkoordinasi dengan pihak BPJN Sulteng terkait pembersihan material banjir yang menutupi badan jalan.

BPBD setempat juga terus memonitoring dampak banjir di Desa Ogoansam melalui Pemerintah Kecamatan maupun Pemerintah Desa (Pemdes) setempat. Bahkan, dilaporkan kondisi terakhir di lokasi terdampak banjir kondisi airnya telah surut.

Selain itu, BPBD setempat juga telah mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk meningkatkan kesiap-siagaan dan kewaspadaan terhadap potensi risiko bencana hidrometeorologi.

BACA JUGA:  Harga Beras di Parigi Moutong Berangsur-angsur Turun

Bahkan, BPBD juga mengeluarkan imbauan, jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi dan berlangsung lama, diharapkan warga yang tinggal di sekitar aliran sungai untuk melakukan terlebih dahulu evakuasi secara mandiri ke tempat aman.

Masyarakat juga diimbau untuk membekali informasi seputar cuaca dari BMKG dan potensi bencana melalui InaRISK BNPB.

Laporan : Multazam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *