JURNAL LENTERA, JAKARTA – Komjen Rycko Amelza Dahniel mengaku siap jika nantinya dilantik menjadi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).
“Saya kan Bhayangkara Polri harus siap masalah tugas. Tentunya kehormatan,” kata Komjen Rycko di Mabes Polri, Jakarta, Jum’at, 31 Maret 2023.
Secara terpisah, Asisten Sumber Daya Manusia (AS SDM) Polri, Irjen Dedi Prasetyo membenarkan bahwa Komjen Rycko akan mendapat penugasan di luar instansi Polri sebagai Kepala BNPT.
Ia mengatakan, Komjen Rycko Amelza Dahniel akan dilantik menjadi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).
“Pak Rycko nanti akan menduduki jabatan Kepala BNPT. Insya Allah nanti akan dilantik di Istana oleh bapak Presiden,” ujar Dedi.
BACA JUGA: Kejaksaan Agung Terima Penghargaan RAN PE Awards
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memutasi Komjen Rycko dalam surat telegram (ST) Nomor: ST/713/III/KEP./2023 tanggal 27 Maret 2023 yang ditandatangani Wakil Kapolri Komjen Gatot Eddy Pramono atas nama Kapolri.
Dilihat dalam surat telegram itu, Komjen Rycko dimutasi sebagai Perwira Tinggi (Pati) Densus 88 Antiteror Polri yang dipersiapkan untuk penugasan di luar struktur.
BACA JUGA: BNPT dan LPSK Berikan Bantuan Kepada Keluarga Korban MIT
“Komjen Pol Rycko Amelza Dahniel Kalemdiklat Polri dimutasi sebagai pati Densus 88 AT Polri (persiapan penugasan di luar struktur),” tulis isi telegram tersebut.
Sementara itu, dalam surat telegram berbeda, Kapolri juga sudah memutasi Komjen Boy Rafli Amar sebagai Pati Densus 88 AT Polri dalam rangka pensiun.
Mutasi Komjen Boy dimuat dalam surat telegram nomor ST 712/III/.KEP/2023 tanggal 27 Maret 2023.
“Komjen Boy Rafli Amar Pati Densus 88 AT Polri (penugasan pada BNPT) dimutasikan sebagai Pati Densus 88 AT Polri (dalam rangka pensiun),” isi surat tersebut.
Artikel ini telah tayang sebelumnya di Kompas.com












Respon (1)