Balita 1,5 Tahun Ditemukan Meninggal di Morowali Utara

Balita 1,5 Tahun Ditemukan Meninggal di Morowali Utara
Tim SAR gabungan usai mengevakuasi jenazah korban yang ditemukan dalam kondisi terapung di hari kedua pencarian di sungai Desa Tompira, Kecamatan Petasia Timur, Kabupaten Morowali Utara, Kamis, 3 Oktober 2024. (Foto: Dok Humas KPP Palu)

JURNAL LENTERA, MOROWALI UTARA – Seorang balita berjenis kelamin perempuan, Zayyana Zuliandri (1,5 tahun), warga Desa Tompira, Kecamatan Petasia Timur, Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah, ditemukan meninggal dunia sekitar pukul 10.15 WITA, Kamis, 3 Oktober 2024.

Berdasarkan data yang dirilis Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Palu, korban ditemukan dalam kondisi terapung di sungai Desa Tompira, oleh masyarakat yang terlibat dalam tim SAR gabungan.

Koordinator lapangan SAR Kabupaten Morowali, Syahrul Japaruddin, mengatakan korban dilaporkan hilang pada Rabu, 2 Oktober 2024, pukul 17.00 WITA.

BACA JUGA: 13 Los Pasar Sentral Parigi Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Dari keterangan orang tuanya, kata dia, sebelum dinyatakan hilang, pada pukul 16.30 WITA, korban sempat terlihat berada di sekitar rumah. Berselang beberapa menit kemudian, ibu korban mencari hingga ke pinggir sungai. Namun, yang ditemukan hanya sendal korban.

Sontak, hal itu membuat warga sekitar panik dan membantu pihak keluarga melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian. Tetapi tidak membuahkan hasil.

BACA JUGA: Perahunya Ditemukan Terbalik, Tim SAR Cari Nelayan Hilang di Perairan Moutong

“Kemudian peristiwa itu dilaporkan kepada kami. Menindaklanjuti laporan itu, personel Pos SAR Kabupaten Morowali langsung menuju lokasi kejadi di Morowali Utara,” ujarnya.

Pada hari, kata dia, tim SAR gabungan yang terdiri dari personel Pos SAR Morowali, BPBD, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Palang Merah Indonesia (PMI), Kelompok Pecinta Alam (KPA) bersama masyarakat melakukan pencarian yang dimulai pada pukul 07.00 WITA.

Pencarian korban dilakukan dengan menggunakan perahu karet dan perahu nelayan milik masyarakat setempat.

“Pada pukul 10.15 WITA, salah seorang masyarakat yang terlibat dalam tim SAR gabungan menemukan korban dalam kondisi terapung dan sudah meninggal dunia. Setelah dievakuasi, jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga,” pungkasnya.

Laporan : Moh. Reza Fauzi

Respon (2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *