JURNAL LENTERA, PARIGI MOUTONG – Pasca banjir bandang yang terjadi di Desa Sibalago dan Sienjo, Kecamatan Toribulu, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, pada Ahad, 23 Juni 2024, penanganan kesehatan terhadap para pengungsi mulai diintensifkan. Termasuk para pengungsi di Desa Sibalago.
Menurut Kepala Desa (Kades) Sibalago Rosnani, petugas medis rutin melakukan pengecekan kondisi kesehatan para penyintas di tempat pengungsian yang dipusatkan di kantor desa setempat.
BACA JUGA: BPBD Parigi Moutong Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir Bandang Sibalago-Sienjo
Bahkan, warga penyintas Desa Sibalago yang memiliki keluhan penyakit langsung disarankan melakukan pemeriksaan di Posko Kesehatan.
“Posko Kesehatan di Desa Sibalago ini berada tepat di depan tempat pengungsian di kantor desa ini. Jadi, kalau ada penyintas yang mengkeluhkan penyakit, langsung kami arahkan untuk memriksakan diri di Posko Kesehatan,” ujar Rosnani, saat ditemui di lokasi pengungsian di Kantor Desa Sibalago di Dusun II, Selasa, 25 Juni 2024.
BACA JUGA: Direktorat PSKBA Salurkan Bantuan Logistik Bagi Korban Banjir Bandang di Parigi Moutong
Ia menambahkan, sejauh ini, warga penyintas Desa Sibalago banyak mengkeluhkan sakit flu akibat kondisi cuaca.
“Hampir semua pengungsi tanpa terkecuali, terkena flu, termasuk saya pun juga mengalami flu akibat cuaca. Kami juga bersyukur, bayi dan balita di Posko Pengungsian ini, semuanya dalam kondisi sehat,” katanya.
Laporan : Moh Reza Fauzi
Respon (1)