Program DAK Sanitasi Pemda Parigi Moutong Fokus Lingkungan dan Kesehatan Warga

Program DAK Sanitasi Pemda Parigi Moutong Fokus Lingkungan dan Kesehatan Warga
Pj Bupati Richard, saat membuka kegiatan sosialisasi awal program Dana Alokasi Khusus (DAK) sanitasi yang dilaksanakan aula Kantor Dinas PUPRP Parigi Moutong, Senin, 5 Mei 2025. (Foto: Dok Diskominfo Parigi Moutong)

JURNAL LENTERA, PARIGI MOUTONG – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Parigi Moutong melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP) menggelar sosialisasi awal program Dana Alokasi Khusus (DAK) sanitasi, Senin, 5 Mei 2025.

Kegiatan yang dilaksanakan di aula Kantor Dinas PUPRP Parigi Moutong ini, dibuka oleh Pj Bupati, Richard Arnaldo. Selain itu, juga dihadiri para Camat dan Kepala Desa (Kades).

Richard menyampaikan apresiasi kepada Dinas PUPR Parigi Moutong atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

BACA JUGA: Pemda Parigi Moutong Rubah Pemanfaatan Pasar Tematik Menjadi Pasar Tradisional

Ia menegaskan pentingnya program sanitasi sebagai bagian dari pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berbasis pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.

BACA JUGA: Pesan Pj Bupati Parigi Moutong ke DPRD soal Produk Hukum

BACA JUGA:  Wabup Badrun Sebut Pemeriksaan HIV di Parimo Jangkau 6.193 Jiwa

“Atas nama Pemda Parigi Moutong, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Dinas PUPR yang telah menginisiasi kegiatan ini,” ujarnya.

Melalui DAK Sanitasi 2025, kata dia, Kabupaten Parigi Moutong mendapatkan alokasi untuk dua kegiatan utama, yakni pembangunan tangki septik individu minimal untuk 25 kepala keluarga di setiap lokasi, serta pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) berbasis masyarakat.

Program ini diharapkan menjadi titik awal perubahan perilaku masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan.

“Kita bukan hanya membangun secara fisik, tetapi juga membangun kepercayaan masyarakat kepada pemerintah,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya tertib administrasi, ketepatan sasaran, dan transparansi dalam pelaksanaan program. Seluruh pemangku kepentingan diimbau untuk terlibat aktif dan berkolaborasi dalam mengawal program ini.

BACA JUGA:  2022, Pakar Optimistis COVID-19 di RI Lebih Terkendali

Tidak hanya itu, sosialisasi ini diharapkan menjadi momentum memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan Parigi Moutong yang lebih bersih, sehat, dan ramah lingkungan.

“Saya mengajak seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh dan memberikan masukan konstruktif demi keberhasilan program sanitasi sebagai prioritas pembangunan daerah,” ungkapnya.

Laporan : Miswar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *