Ragam  

Pulang dari Gunung Ruang, Tagana Parigi Moutong Raih Penghargaan

Pulang dari Gunung Ruang, Tagana Parigi Moutong Raih Penghargaan
Penyerahan Piagam Penghargaan oleh PJ Bupati Parigi Moutong kepada personil TAGANA Parigi Moutong atas partisipasi saat bencana letusan gunung Ruang, Kabupaten Sitaro, Sulawesi Utara, di aula Dinas Ketahan Pangan (Dishanpan) Parigi Moutong pada Senin, 13 Mei 2024. (Foto: WAHAB USMAN)

JURNAL LENTERA, PARIGI – Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Parigi Moutong menerima penghargaan dari pemerintah, atas partisipasinya saat bencana letusan gunung Ruang, Kabupaten Sitaro, Sulawesi Utara, yang terjadi pada 16 April 2024 lalu.

Tagana menerima sertifikat penghargaan tersebut secara langsung dari Pj. Bupati Richald Arnaldo Djanggola di aula Dinas Ketahan Pangan (Dishanpan) Parigi Moutong pada Senin, 13 Mei 2024.

Dalam sambutannya, Pj. Bupati Parigi Moutong, Richald Djanggola mengucapkan selamat atas seluruh anggota Tagana yang sudah berpartisipasi dengan sangat baik dalam bencana alam gunung Ruang.

BACA JUGA: Masyarakat Sulteng Diimbau Gunakan Masker, Dampak Sebaran Abu Vulkanik Gunung Ruang

“Saya memberi apresiasi untuk bantuan kemanusiaan yang sudah saudara-saudara dari Tagana berikan untuk bencana alam gunung Ruang Sulawesi Utara. Dan semoga bisa menjadi amal ibadah untuk saudar-saudara sekalian,”ujarnya.

Selanjutnya, ia menegaskan agar melalui kegiatan penerimaan sertifikat itu, bisa menjadi  motivasi bagi masyarakat Parigi Moutong untuk peduli terhadap bencana alam.

Ia melanjutkan, sebagai relawan sosial atau tenaga kesejahteraan masyarakat, Tagana diharapkan bisa menjadi acuan positif bagi masyarakat.

Untuk kedepannya kata Richard, peran aktif Tagana sangat dibutuhkan dalam menangani bencana alam maupun bencana sosial yang bisa saja terjadi khususnya di Kabupaten Parigi Moutong.

“Saya selaku Pj. Bupati berharap agar Tagana terus memberikan yang terbaik dalam menyalurkan bantuan kemanusiaan,”katanya.

BACA JUGA: Puluhan Relawan dan Personel TNI-Polri Dikerahkan Bantu Penanganan Banjir Desa Uevolo di Parigi Moutong

Sementara itu, Sudirmna N, salah satu personil Tagan yang ikut dalam misi sosial tersebut mengatakan, sebagai relawan, pihaknya selalu siaga selama 24 jam terhadap panggilan dari mana pun terkait bencana.

Saat bencana letusan Gunung Ruang, ia dan kawan-kawan sesama anggota Tagana langsung berkoordinasi dan mempersiapkan segala perlengkapan untuk berangkat ke lokasi kejadian.

“Kita berangkat itu menggunakan kenderaan darat dari Parigi, selama satu malam dalam perjalanan, dan dilanjutkan dengan perjalanan laut menggunakan kapal. Kemudian menyeberang ke lokasi kejadian melalu pelabuhan Sangihe, langsung ke Kecamatan Tagulandang yang berhadapan langsung dengan gunung Ruang,” jelasnya.

Bagi Sudirman, penghargaan yang diberikan Pj Bupati adalah hal membangggakan, sebab keberadaan mereka sebagai relawan menjadi perhatian pemerintah. Dan ia berharap perhatian itu akan lebih ditingkatkan lagi, terutama semakin cepatnya respon para pemangku kepentingan terkait kondisi bencana.

Laporan: Moh. Reza Fauzi

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *