Example 970x250

Debat Publik Pertama KPU Parigi Moutong Bahas Kesejahteraan dan Pelayanan Masyarakat

Debat Publik Pertama KPU Parigi Moutong Bahas Kesejahteraan dan Pelayanan Masyarakat
Ketua KPU Parigi Moutong, Ariyana, saat menyampaikan sambutan pada pembukaan debat publik pertama yang dilaksanakan di Kota Palu pada Selasa malam, 22 Oktober 2024. (Foto: Video Screenshot)

JURNAL LENTERA, PALU – Debat publik pertama yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, di salah satu hotel di Kota Palu mengangkat tema “meningkatkan kesejahteraan dan pelayanan masyarakat” pada Selasa malam, 22 Oktober 2024.

Kegiatan yang ditayangkan secara live oleh salah satu stasiun TV nasional ini, menjadi sarana adu gagasan terkait visi dan misi maupun program kerja ke empat kandidat pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak Kabupaten Parigi Moutong.

BACA JUGA: Ketua KPU Parigi Moutong Pastikan Segera Menerima Logistik Pilkada Serentak

Menurut Ketua KPU Parigi Moutong, Ariyana, debat publik bertujuan untuk memberikan ruang bagi masyarakat yang ingin mengetahui visi, misi, program kerja, gagasan serta solusi yang ditawarkan oleh masing-masing pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati.

BACA JUGA:  Seorang Kakek di Donggala Hilang saat Mencari Kayu Bakar

Dengan begitu, berbagai gagasan dan solusi yang ditawarkan oleh masing-masing calon tersebut, masyarakat dapat mengenal lebih dekat dan menilai secara objektif, siapa pasangan dari keempat calon yang akan mereka untuk memimpin Kabupaten Parigi Moutong.

BACA JUGA: KPU Parigi Moutong Tetapkan Kota Palu Lokasi Dua Putaran Debat Kandidat

“Debat publik ini merupakan salah satu metode kampanye yang diatur dalam PKPU Nomor 13 Tahun 2024,” ujar Ariyana.

Dimana, KPU sebagai penyelenggara pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Parigi Moutong, memiliki tanggungjawab besar untuk memastikan bahwa proses demokrasi berjalan secara adil, jujur, transparan, dan akuntabel.

Sehingga, ia berharap, dalam pelaksanaan debat publik, seluruh pasangan calon tetap menjunjung tinggi etika politik dan nilai-nilai demokrasi serta menghormati satu sama lainnya.

BACA JUGA:  Rangkaian Kegiatan Jelang Hari Bhayangkara ke-78 di Polda Sulteng

“Melalui debat publik ini, kami ingin mengajak para pasangan calon untuk menyampaikan gagasan dengan jelas dan tepat sasaran sesuai substansi program. Sehingga, masyarakat dapat memahami dan menentukan pilihan terbaik mereka,” katanya.

Laporan : Moh. Reza Fauzi

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *