JURNAL LENTERA, JAKARTA – Kementerian Sosial (Kemensos) memulai langkah strategis untuk 2025, dengan penandatanganan piagam pengawasan internal oleh pimpinan Unit Kerja Eselon 1 di gedung Aneka Bhakti, Jakarta, pada Jum’at, 27 Desember 2024. Acara ini menegaskan komitmen Kemensos dalam memperkuat tata kelola yang bersih, transparan, dan akuntabel.
Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, menekankan pentingnya sinergi seluruh jajaran untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggungjawab.
“Konsolidasi ini bukan sekadar formalitas, tetapi langkah nyata untuk menciptakan tata kelola yang berintegritas,” ujarnya.
BACA JUGA: Kemendes PDT Luncurkan Program Pemuda Pelopor Desa
Plt Inspektur Jenderal Kemensos, Dody Sukmono, menjelaskan agenda konsolidasi mencakup penguatan pengawasan internal, sinergi antar unit kerja, dan implementasi rencana aksi pencegahan korupsi.
Momentum ini juga dimanfaatkan untuk memperingati Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2024 yang bertema teguhkan komitmen berantas korupsi untuk indonesia maju.
BACA JUGA: BMKG Pastikan Informasi Cuaca Real-Time Selama Libur Nataru
Ia memaparkan berbagai capaian penting di 2024, di antaranya survei penilaian integritas (SPI) meningkat dari 76,34 mengalami kenaikan 3,65 poin. Kemudian konsistensi pendampingan satuan kerja dalam meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Setelah itu, opini wajar tanpa pengecualiaan (WTP) atas laporan keuangan 2023. Peningkatan nilai Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) dari 3,110 menjadi 3,415. Penyelesaian Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan (TLHP) mencapai 85,13 persen, meningkat signifikan dari tahun sebelumnya.
Lantas ia menyoroti tantangan yang dihadapi Kemensos, khususnya terkait pengelolaan belanja bantuan sosial yang meningkat. Ia menekankan pentingnya pengawasan untuk mencegah penyimpangan.
“Tantangan semakin besar, tetapi kita harus fastabiqul khoirot, saling mengingatkan agar terhindar dari perbuatan korupsi,” pesan Gus Ipul.
Melalui konsolidasi ini, kata dia, Kemensos mengukuhkan komitmennya untuk menginternalisasi nilai-nilai antikorupsi di seluruh lapisan organisasi.
Langkah ini menjadi pijakan awal bagi Kemensos dalam mengoptimalkan tata kelola pemerintahan menuju Indonesia yang lebih maju.
“Kita semua bertanggung jawab menjaga integritas dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.
Laporan : Mifta’in










