Penguatan Kelembagaan Penurunan Stunting Pemda Parigi Moutong

Penguatan Kelembagaan Penurunan Stunting Pemda Parigi Moutong
Rakor penguatan kelembagaan TP3S yang dilaksanakan di auditorium Kantor Bupati Parigi Moutong, Kamis, 10 Juli 2025. (Foto: ROY LASAKKA/JURNALLENTERA.com)

JURNAL LENTERA, PARIGI MOUTONG – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, menggelar rapat koordinasi (Rakor) penguatan kelembagaan Tim Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting (TP3S), Kamis, 10 Juli 2025.

Kegiatan yang dilaksanakan di auditorium Kantor Bupati Parigi Moutong ini dibuka oleh Wakil Bupati (Wabup) H. Abdul Sahid. Selain itu, dihadiri oleh perwakilan BKKBN Sulawesi Tengah, dengan melibatkan pemerintah kecamatan dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkup Pemda Parigi Moutong.

Abdul Sahid mengatakan, penanganan stunting membutuhkan kerja sama dengan integritas dan komitmen. Sebagaimana mimpi besar Kabupaten Parigi Moutong mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing tinggi bukanlah hal yang mustahil.

BACA JUGA:  Bupati Samsurizal Lantik 44 Kepsek dan 3 Pengawas

BACA JUGA: Problematika Pelayanan Kesehatan Masyarakat “Suku Bela” di Pedalaman Parigi Moutong

Stunting bukan hanya persoalan kekurangan gizi atau tumbuh kembang anak yang terhambat. Stunting adalah cerminan dari tantangan pembangunan manusia yang harus dijawab dengan sungguh-sungguh dan tanpa penundaan.

BACA JUGA: Pemda Parigi Moutong Wajibkan Desa Anggarkan BPJS Ketenagakerjaan

“Masalah ini menyentuh sisi terdalam dari tanggung jawab kita sebagai pemerintah, sebagai orang tua, dan sebagai bagian dari masyarakat yang peduli akan nasib generasi penerus,” ujarnya.

Ia lantas mengajak seluruh pihak untuk menjadikan upaya penurunan stunting sebagai gerakan kolektif, lintas sektor, dan lintas generasi.

Sehingga, diharapkan aksi perubahan bukan sekadar program normatif. Namun, harus menjadi pijakan awal dari budaya kerja baru.

BACA JUGA:  Menpar Serukan Audit Menyeluruh Terkait Tragedi Kapal Wisata yang Menewaskan 7 Penumpang

“Keberhasilan yang bisa kita capai hari ini akan menjadikan warisan, yang tidak ternilai bagi anak dan cucu kita kelak nanti,” katanya.

Laporan : Roy Lasakka Mardani

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *