Bertemu di Pemerintahan Morowali
Ketika Morowali menggelar periode Pilkada pada 2007, kedua tokoh ini terpanggil untuk ikut berkontestasi, dengan niat untuk berkontribusi kepada tanah kelahirannya.
Anwar Hafid mencalonkan sebagai bupati, berpasangan dengan Sumisi Umi Marunduh. Ahmad Ali yang pada masa itu mencalonkan sebagai Anggota DPRD, turut mendukung pasangan tersebut. Mereka kompak dengan satu tujuan membangun daerah yang kaya akan sumber daya mineral itu. Semua orang tahu, sejak lama, bahwa Morowali akan menjadi derah berkembang yang berkontribusi pada peningkatan ekonomi Sulteng melalui pertambangan. Morowali punya nikel.

“Saya nekat untuk menjadi bupati waktu itu, karena melihat daerah ini sangat-sangat terbelakang. Angka kemiskinan waktu itu cukup tinggi, mencapai 27 persen, dengan indeks pembangunan manusia pada urutan ke sembilan dari sembilan kabupaten waktu iti,” jelas Anwar Hafid.
Kenekatan yang ia maksud sebenarnya tanpa perimbangan. Anwar berpengalaman setidaknya pernah bersama lima bupati di Kabupaten Luwu Raya. Ia mengaku sempat shok, melihat keberadaan daerahnya yang serba terbatas. Itulah tantangan yang membuat ia berani maju menjadi pemimpin di kampung halamannya.
Apa yang dilihat oleh Anwar Hafid, sama persis dengan pandangan Ahmad Ali. Orang Morowali tahu, bagaimana Ahmad Ali menjadi bagian dari proses memenangkan kontestasi Pilkada 2027 hingga mengantarkan Anwar Hafid ke kursi Bupati.
“Sejarah telah mencatat itu. Bagaimana kontribusi dan upaya saya, bahkan ada cara-cara yang tidak terpuji yang kita lakukan pada saat itu. Karena saat itu secara hukum ia tidak memenuhi syarat. Karena waktu itu, partai Kristen, partai Buru pengurusnya sudah dibekukan. Kemudian kita paksakan ia harus didaftar, bahkan tanggal pendaftaran dimundurkan. Trus, waktu itu satu cita-citanya, satu komitmennya. Tolong bangun Morowali, tolong jadikan jabatan ini sebagai perantara untuk kesejahteraan masyarakat,” jelas Ahmad Ali.
Namun dalam perkembangannya, Ahmad Ali mengaku ia salah dan terlalu subjektif dalam menilai. Sehingga ia merasa harus maju pada Pilkada berikutnya.












Respon (2)