Ragam  

Pemda Parimo Dikenalkan dengan Pupuk Organik Pornas

Pemda Parimo Dikenalkan dengan Pupuk Organik Pornas
PT AWM Starlife saat audience ke Bupati Samsurizal Tombolotutu, memperkenalkan produk pupuk organik di rumah jabatan Bupati Parimo, Rabu, 25 Januari 2023. (Foto: Prokopim Pemda Parimo)

JURNAL LENTERA, PARIMO – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, diperkenalkan dengan produk pupuk organik Pornas oleh PT AWM Starlife di rumah jabatan Bupati setempat, Rabu, 25 Januari 2023.

Saat melakukan audience dengan Bupati Parimo H. Samsurizal Tombolotutu, pihak PT AWM Starlife mengklaim pupuk organik Pornas sangat ramah lingkungan dan harganya pun tergolong murah seharga Rp 300.000 per dosnya.

Pupuk Pornas juga dibuat searah dalam mendukung program pemerintah dalam menghadapi krisis global di 2023.

Menangapi hal itu, Bupati Samsurizal sangat merespon baik dengan pertemuan antara pihak PT AWM Starlife bersama Pemda Parimo.

Lantas, Bupati Samsurizal, menginginkan dilakukan uji coba terhadap produk pupuk organik tersebut.

“Sehingga, dikalangan pelaku usaha pertanian dapat memperoleh informasi dari keunggulan penggunaan pupuk organik tersebut,” ujarnya.

BACA JUGA:  Polisi Tetapkan Pelaku Pemalsuan Rapid Test Praja IPDN sebagai Tersangka

BACA JUGA: Hamzah Tjakunu Sebut Pemda Parimo Perlu Meningkatkan Pemulihan Ekosistem Pesisir

Pemda Parimo melalui instansi terkait, kata dia, akan mendorong upaya hasil komuditi pertanian agar kembali ke konsep non kimia atau Zero Pestisida.

BACA JUGA: Pemda Parimo Targetkan Penurunan Stunting 26 Persen

Seiring dengan perkembangan industri Pertanian Global yang mengedepankan Pangan sehat bebas Pestisida dan bahan kimia lainnya yang lebih diminati oleh masyarakat serta Pasar Ekspor.

Apalagi, Food And Agrikulture Organization (FAO) selaku Badan Pangan Dunia merilis tingkat kewaspadaan/bahaya terhadap penggunaan bahan kimia bagi hasil pertanian.

Pasalnya, selain merugikan kesehatan, juga merusak ekosistem dan unsur hara tanah.

Bahkan, memicu berbagai jenis penyakit atau hama tanaman serta mengurangi produksi hasil pertanian, karena penggunaan bahan kimia membuat ketergantungan tanaman hingga berdampak terhadap bertambahnya biaya produksi.

BACA JUGA:  Marketplace Guru Dinilai tak Menyelesaikan Akar Persoalan

“Saya juga menginginkan dilakukan kajian dan konsep baru terhadap pengembangan usaha pertanian di Parimo. Sehingga perlu adanya langkah dan upaya dari kita semua bersama-sama membawa pertanian di daerah ini menuju usaha yang berbasis teknologi. Bahkan mampu menembus pasar Global menuju industrialisasi yang modern,” tandasnya.

Sumber : Prokopim Pemda Parimo

Respon (3)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *