Ragam  

Petani Kakao di Parigi Moutong Akan Diberikan Pelatihan

Petani Kakao di Parigi Moutong Akan Diberikan Pelatihan
Wabup Badrun saat berbincang-bincang dengan pihak PT Cargill terkait pengembangan budidaya kakao di Kantor Bupati Parigi Moutong, Senin, 13 Februari 2023. (Foto: Prokopim Pemda Parigi Moutong)

JURNAL LENTERA, PARIGI MOUTONG – PT Cargill akan memberikan pelatihan bagi para petani kakao di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, baik secara individu maupun perkelompok.

Keseriusan PT Cargill untuk membantu pengembangan dan memajukan perkebunan kakao tersebut ditandai dengan kunjungannya ke Pemerintah Daerah (Pemda) setempat melalui Wakil Bupati (Wabup) H. Badrun Nggai, SE., di Kantor Bupati Parigi Moutong, Senin, 13 Februari 2023.

Menurut Monitoring Evolusion And Assurance Advisor PT Cargill, Samuel Eriksen Silallahi, tujuan kedatangan pihaknya menemui Pemda Parigi Moutong membahas kolaborasi dalam pengembangan dan memajukan perkebunan kakao.

Dalam kolaborasi ini, kata dia, PT Cargill memberikan peluang kepada para petani kakao di Kabupaten Parigi Moutong untuk pelatihan terkait bagaimana pengembangan kakao hingga tahap pasca panen.

Bahkan, PT Cargill akan membeli hasil panen kakao dari Kabupaten Parigi Moutong dengan nilai diatas rata-rata.

Tujuannya, agar mampu memberikan kesejahteraan kepada para petani melalui harga komuditi biji kakao.

BACA JUGA: Pemda Parimo Dikenalkan dengan Pupuk Organik Pornas

BACA JUGA:  Operasi Pertambangan Emas Kayuboko, Kapolres Parigi Moutong: Tidak Menyita Alat Berat, Hanya Pelanggaran Administrasi

Tidak hanya itu, PT Cargill juga akan memberikan label sertifikasi Rain Forest Aliens yang merupakan label, yang digunakan oleh negara penerima ekspor biji kakao.

BACA JUGA: Pemda Parimo Sediakan 10.000 Dosis Vaksin PMK Bagi Peternak

Sertifikasi tersebut berfungsi untuk memastikan hasil biji kakao dari perkebunan yang telah memiliki Rain Forest Aliens bernilai premium dan tidak tercampur dengan biji kakao kualitas rendah.

“Itu akan memberikan nilai tambah bagi negara penerima ekspor biji kakao. Sehingga hasil produksi biji kakao di Kabupaten Parigi Moutong memiliki kualitas dan mutu premium. Audiens kami kepada Pemda Parigi Moutong ini untuk memberikan pemahaman terkait proses pengembangan budidaya dan biji kakao,” ujar Samuel Eriksen usai bertemu dengan Wabup Badrun.

Sementara itu, Wabup Badrun kepada pihak PT Cargill menyampaikan, Pemda setempat menginginkan agar budidaya kakao di Parigi Moutong dapat ditumbuh kembangkan kembali.

Apalagi, budidaya kakao di Parigi Moutong mengalami penurunan beberapa dalam tahun terakhir.

BACA JUGA:  Kesiapan Pemprov Sulteng Terkait Pembangunan Huntara di Torue

Sehingga, Pemda Parigi Moutong sangat berharap, agar kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi petani kakao kembali pulih.

“Saya berharap hasil pertemuan ini bisa diketahui dan diinformasikan secara menyeluruh kepada masyarakat, khususnya kepada petani kakao di setiap desa,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Wabup Badrun, juga mengaku akan membantu pihak PT Cargill untuk mensosialisasikan hal tersebut ditingkat kecamatan maupun desa.

Menurutnya, informasi ini sangat penting bagi para petani kako untuk meningkatkan produktifitas kakao mereka.

“Ini juga berguna untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga para petani kakao,” pungkasnya.

Sumber : Prokopim Pemda Parigi Moutong

Respon (2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *