JURNAL LENTERA, PARIGI MOUTONG – Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, meluncurkan sejumlah program unggulan dalam rangka 100 hari kerja pemerintahannya. Pada kegiatan yang digelar di Kecamatan Palasa, Kamis, 11 September 2025, Bupati Parigi Moutong menyerahkan sertifikat halal bagi pelaku usaha.
Selain itu, Bupati Parigi Moutong juga meresmikan akta notaris pendirian Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan membuka workshop pengolahan bawang goreng.
Kegiatan ini menghadirkan para pelaku usaha kecil menengah (UKM), pengurus koperasi, dan masyarakat setempat.
BACA JUGA: Gerakan Pangan Murah Pemda Parigi Moutong Digelar Serentak di Tiga Kecamatan
Menurut Erwin, workshop bawang goreng menjadi ajang promosi sekaligus pembinaan produk unggulan Kecamatan Palasa yang telah dikenal hingga ke luar daerah.
BACA JUGA: 13.900 Pekerja Rentan di Parigi Moutong Resmi Tercover Jamsostek
Sedangkan kehadiran Koperasi Merah Putih menjadi langkah strategis untuk memperkuat perekonomian masyarakat desa.
“Tujuan utama koperasi ini adalah membantu masyarakat agar lebih sejahtera. Melalui koperasi, kita harapkan ekonomi desa dapat tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan,” ujarnya.
Program tersebut sejalan dengan visi-misi Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Parigi Moutong untuk membangun dari desa menuju kemandirian daerah, sekaligus mendukung Asta Cita Presiden RI terkait pembangunan dari bawah demi pemerataan ekonomi.
Sehingga, ia menekankan pentingnya pengembangan usaha bawang goreng Kecamatan Palasa yang sudah memiliki nama besar.
“Bawang goreng Palasa sudah terkenal. Pemerintah daerah akan terus mendukung melalui promosi, penyuluhan, dan bantuan nyata agar usaha masyarakat semakin berkembang,” katanya.
Terkait evaluasi 100 hari kerja, ia menyebut sebagian besar program telah terlaksana dengan baik, meski masih ada yang perlu ditingkatkan.
Ia lantas mengumumkan rencana pembukaan bursa kerja (job fair) dalam waktu dekat untuk memperluas lapangan kerja bagi masyarakat.
Ia berpesan, agar pengurus koperasi menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. Harapannya, melalui penyerahan sertifikat halal, pendirian koperasi, dan workshop bawang goreng, perekonomian masyarakat, khususnya di Kecamatan Palasa dan sekitarnya, semakin tumbuh dan berdaya saing.
“Koperasi ini harus benar-benar berjalan dengan baik, tidak boleh bermasalah hukum di kemudian hari. Kita akan kawal bersama agar manfaatnya dirasakan masyarakat,” tandasnya.
Laporan : Multazam












Respon (5)